Kunjungan Deputi BKN RI Disambut Tarian Multi Etnis Kota Tanjungbalai
Penyerahan Instansi Pilot Project Penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemko Tanjungbalai oleh BKN RI.
T.BALAI: koranmedan.com
Kunjungan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Suharmen,S.Kom.,M.Si disambut Pemerintah Kota Tanjungbalai dengan tarian multi etnis.
Kunjungan Deputi BKN RI tersebut meliputi pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan tekhnis percepatan penerapan sistem Informasi ASN dan SIMPEGNAS di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, Kamis (04/05/2023).
Bertempat di Aula Sutrisno Hadi Balai Kota setempat, Wali Kota Tanjungbalai H. Waris, S.Ag.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungbalai memiliki sebanyak 2.511 orang ASN ditambah 25 Kursi anggota DPRD.
“Sampai saat ini kami (Eksekutif dan legislatif) sangat kompak dalam membangun Kota Tanjungbalai menjadi yang lebih baik terkusus untuk merubah kebiasaan yang salah agar menjadi kebiasaan yang lebih baik,” ujar Waris.
Waris yakin penghargaan dari BKN yang diberikan kepada Pemerintah kota Tanjungbalai akan menjadi percontohan se Indonesia dengan komitmen untuk tidak jual beli proyek dan jabatan.
“Kami ingin kepada ASN untuk mengikuti pembelajaran uji kompetensi, sehingga komitmen kami ingin membenahi dengan cara melatih memanfaatkan waktu yang tepat dapat berjalan selaras dengan kemajuan Kota Tanjungbalai,” harap Wali Kota H. Waris, S.Ag.,MM.
Sebelumnya, Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Dr Janry Haposan Simanungkalit S.Si.,M.Si, ingin terkait pembinaan menejemen ASN, BKN terus melaksanakan pelayanan yang terbaik bagi ASN.
“Fokus acara ini kita membahas tentang pelayanan dengan kertas yaitu manual yang akan kita ubah dengan cara digital melalui pogram khusus dari Pemko kepada seluruh ASN Tanjungbalai melalui penghargaan tentang Komitmennya terhadap ASN,” terang Kekan Regional VI BKN, Dr. Janry Haposan Simanungkalit S.Si.,M.Si, sembari mengucapkan terimakasih kepada Deputi BKN.
Kepala BKN RI Dr Ir Bima Haria Wabisana M.S.Is dalam paparannya mengatakan sebanyak 328 Instansi Pemerintahan akan diberikan aplikasi sistem terkait Reformasi Birokrasi yang dibuat pihaknya.
“Kita harus mengingat Arahan Bapak Presiden RI yaitu bahwa kita harus tetap fokus pada misi besar kita, yaitu reformasi struktural yang harus terus tetap berjalan, reformasi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan, termasuk itu berupa reformasi regulasi,” papar Dr. Ir. Bima Haria.
Kepala BKN RI juga menambahkan, bahwa kontribusi ASN dalam proses PDM belum maksimal terbukti dengan permasalahan kualitas, keakuratan serta keterpaduan data sehingga berdampak pada data anomali.
“Proses peremajaan data hanya dilakukan pada saat akan mendapatkan layanan kepegawaian, ini merupakan isu strategis dalam hal penataan ASN dan pencapaian tata kelola pemerintahan yang baik,” tambah Kepala BKN RI Dr Ir Bima Haria Wabisana M.S.Is mengakhiri.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyematan pakaian adat melayu dan Penyerahan instansi Pilot project penerapan manejemen talenta di lingkungan Pemko Tanjungbala serta penyerahan SK Pensiun secara simbolis dan pertukaran cendera mata.*** (Nazmi Hidayat S)
