Spirit Dalihan Na Tolu Jadi Dasar JBMI Tanjungbalai Perkokoh Kebhinekaan
Foto bersama unsur DPC JBMI Kota Tanjungbalai bersaa Forkopimda, (inzet kiri) Penyerahan SK Kepengurusan Oleh Ketua Dewan Penasehat JBMI.
T.BALAI: koranmedan.com
Dalihan Na Tolu merupakan falsafah batak yang menjadi pondasi dasar khususnya bagi Dewan Pimpinan Cabang Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kota Tanjungbalai dalam memperkokoh nilai-nilai kebhinekaan berbangsa dan bernegara.
Falsafah tersebut (Dalihan Na Tolu-red) memiliki makna mendalam sebagai pembawa pesan nasionalisme dalam memperkuat nilai luhur serta sebagai upaya terwujudnya masyarakat sejahtera serta selamat dunia dan akhirat.
Hal itu disampaikan Ketua DPC JBMI Kota Tanjungbalai, Muhammad Fajrin Pane, SHI.,M.Hum didampingi Sekretaris Putra Mangaratua Siahaan,S.Sos dan Bendahara Ryanda Pratama Sitorus di sela kegiatan Halal Bi Halal dan Dialog Kebangsaan, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Kecamatan Tb Selatan, Sabtu (20/5/2023).
“Sesuai arahan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum DPP JBMI yang merupakan staf khusus Wapres, Ayahanda KH. Arif Rahmadsyah Marbun, SE bahwa JBMI memiliki misi dari falsafah dalihan na tolu yakni adanya sinergi dan kolaborasi antara sesama elemen bangsa” kata Ketua JBMI Tanjungbalai.
Dengan adanya dialog kebangsaan yang digelar JBMI, Muhammad Fajrin berharap dapat menciptakan situasi kondusif, saling toleran sesama umat beragama dan suku-suku di Kota Kerang terutama jelang tahun politik 2024.
Selaku Pimpinan JBMI Tanjungbalai Muhammad Fajrin yang juga seorang dosen yang aktif dalam menyuarakan literasi tersebut berkeinginan agar lembaga yang ia nakhodai senantiasa mampu memberi manfaat dan menebar benih kebaikan terkhusus di Kota Tanjungbalai.
“Intinya mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Tanjungbalai,” harap Ketua DPC JBMI Tanjungbalai, Muhammad Fajrin Pane, SHI.,MHum.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Tanjungbalai H. Waris, S.Ag.,MM mengapresiasi kegiatan halal bi halal DPC JBMI Kota Tanjungbalai yang dirangkai dengan dialog kebangsaan.
“Di usia yang ke 37 tahun ini semoga JBMI mampu lebih baik kedepan dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat serta mencerahkan juga menambah wawasan masyarakat,” ucap Wali Kota.
Selaku Ketua Dewan Penasehat JBMI Tanjungbalai H. Waris menambahkan kolaborasi dalam kerukunan antar etnis suku dan ummat beragama memang perlu dibina dan diperkokoh apalagi dalam mengahadapi tantangan di era globalisasi zaman digital berbasis IT.
“Dengan inovasi, talenta dan gagasan yang dimiliki pengurus di Tanjungbalai selaku pemerintah kota saya tetap memberikan dukungan support dalam menghadapi era digital melalui seminar dialog yang nantinya mampu membuka mainset berfikir yang melahirkan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Wali Kota Tanjungbalai, H. Waris, S.Ag.,MM.
Dialog kebangsaan yang mengusung tema “Moderasi dan Toleransi beragama” tersebut turut dihadiri jajaran Polres Kota Tanjungbalai, berbagai organisasi kemahasiswaan serta organisasi kemasyarakatan dengan narasumber Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama Tanjungbalai diwarnai penyerahan SK Kepengurusan JBMI KotaTanjungbalai periode 2023-2028.*** (Nazmi Hidayat S)
