
Berkat KUR BRI, Usaha Bengkel Las Mahzad Terus Berjalan
Penulis: Aldi Aulia
MEDAN: koranmedan.com
Sudah 20 tahun lamanya Mahzad menekuni profesinya sebagai pengusaha bengkel las. Ayah tiga anak ini mengaku sudah menekuni profesinya tersebut saat masih lajang.
Berawal ikut bareng serta numpang di bengkel las orang lain, akhirnya 10 tahun lalu dirinya bisa menjalankan profesinya itu secara mandiri alias menjadi usaha tetap.
Bahkan ia mengaku berkat Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI), usahanya tersebut kini memiliki bengkel sendiri yang lebih representatif di Jalan Rahmadsyah/Japaris, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.
“Sekitar lima tahun pasca memutuskan mandiri itu, bengkel las saya buat di depan rumah. Tapi pindah-pindah karena saat itu saya masih kontrak rumah,” kata Mahzad saat dijumpai di bengkelnya, Senin (26/6/2023).
“Setelah pindah dan rumah tetap di sini (Jalan Rahmadsyah), bengkel saya masih di depan rumah. Gak sampai setahun dari itu, saya putuskan sewa ruko yang pas bersebelahan (berjarak satu rumah saja) dengan rumah saya. Karena KUR BRI lah saya bisa sewa ruko ini,” sambungnya.
Lanjut Mahzad, ia sudah empat tahun menyewa ruko tersebut. Bahkan ia terus memperpanjang pinjaman KUR BRI hingga saat ini untuk menambah modal usahanya.
“Awal mulanya saya gak berani pinjam, tapi sejak disarankan teman untuk pinjam di KUR BRI, Alhamdulillah bisa berjalan sampai sekarang ini. Saya mulai KUR BRI sejak 2017 lalu dan saat sudah lunas saya kembali ajukan pinjaman lagi. Untuk tambahan modal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mahzad menyebut usaha bengkel lasnya ini menyediakan jasa membuat pagar, kanopi, dan sebagainya berdasarkan pesanan.
Bahkan, ia mengaku bengkelnya kini semakin berkembang dengan dibantu tiga sampai empat pekerja lepas tiap harinya.
“Kemarin tiga bulan lalu, pas bulan puasa, bahkan (dibantu) sampai 10 orang. Alhamdulillah saat itu banyak pesanan,” bebernya.
“Kalau biayanya gak tetap, karena tergantung dari harga besi dan jenisnya juga. Yang pasti harganya kompetitif seperti bengkel-bengkel las lainnya. Kalau bicara keuntungan (bruto), saat-saat ramai pesanan ya bisa belasan juta (Rupiah),” imbuh pria 44 tahun itu.
Terpisah, Regional CEO BRI RO Medan, Aris Hartanto mengatakan, total penyaluran KUR BRI kuartal I Tahun 2023 oleh Regional Office Medan sudah mencapai lebih dari Rp200 miliar dari lima Branch Office.
Rinciannya yakni KC Binjai Rp38,344 miliar, KC Medan Iskandar Muda Rp57,786 miliar, KC Medan Gatot Subroto, Rp31,779 miliar, KC Medan Thamrin Rp36,274 miliar, dan KC Medan Sisingamangaraja Rp42,805 miliar.
“Jadi jika semuanya ditotalkan mencapai Rp206,988 miliar yang sudah disalurkan. Tentu angka ini bisa bertambah lagi dikemudian hari,” sebut Aris.
“Jika ada kredit macet, penanganannya melalui mekanisme restrukturisasi kredit dibatasi maksimal dua kali,” pungkasnya.***
