Ustadz H. Ahmad Hadian: Berada di Jalan yang Benar Menguntungkan Hidup di Dunia dan Akhirat

Ustadz H. Ahmad Hadian, S.Pd.I (kanan) sedang berbincang dengan Ketua Harian Jatman Sumut sembari sarapan pagi di pelataran Masjid Al-Huda Komplek Perumahan PT Inalum Tanjung Gading Kabupaten Batubara.
TANJUNG GADING: koranmedan.com
Al-Ustadz H. Ahmad Hadian, S.Pd.I yang juga Anggota DPRD Sumatera Utara mengatakan, manusia yang berada di jalan yang benar yakni beriman dan bertakwa akan berada dalam kehidupan yang menguntungkan selama di dunia dan di akhirat.
Hal itu disampaikan Al- Ustadz H. Ahmad Hadian, S.PdI saat menyampaikan kuliah subuh di hadapan jamaah Masjid Al-Huda Komplek Perumahan PT Inalum Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara, Sabtu (5/8/2023).
Sembari mengutip surat Al-Isra’ ayat 82 yang artinya “Dan Kami turunkan dari Al-Qur`ān sesuatu yang menjadi obat penawar bagi hati dari penyakit kebodohan, kekafiran dan keraguan, dan sesuatu yang menjadi obat bagi badan bila melakukan ruqyah dengannya, juga dari Al-Qur`ān itu Kami turunkan sesuatu yang menjadi rahmat bagi orang-orang mukmin yang beramal dengannya. Dan Al-Qur`ān ini tidaklah menambah pada orang-orang kafir kecuali kebinasaan; karena mendengarkannya membuat mereka semakin dengki, semakin mendustakan dan berpaling darinya.”
Dari tafsir Qur’an tersebut, kata Ustadz Ahmad Humaidi, setiap hamba ditekankan supaya hidup secara lurus dan benar sesuai pedoman Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
Usia hidup di dunia ini jika diibaratkan antara Subuh dan Zuhur bagi umat Nabi Musa, umat Nabi Isa antara Zuhur dan Ashar, sedangkan umur umat Nabi Muhammad antara Ashar dan Maghrib atau antara 60 sampai 70 tahun.
Jadi waktu hidup yang singkat ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan beramal shaleh. Sehingga amal shaleh tersebut menjadi modal utama memperoleh rahmat Allah.
Selain itu ada do’a Nabi Muhammad yang sangat ampuh untuk diamalkan sebagaimana termaktub dalam Qur’an Surat Al-Isra’ ayat 80 yang artinya, “Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku).”
Do’a ini, kata Ustadz Ahmad Hamdan, sangat baik dibacakan usai sholat tahajjud dan usai sholat fardhu. “Insha Allah akan barokah serta terlindungi dan selamat selama hidup di dunia dan ganjaran surga.
Hadir di antara jamaah antara lain Ketua Umum Ikatan Warga Muslim PT Inalum H. Edy Priyanto, Ketua Harian (Mudir) Jama’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Jatman) Provinsi Sumut Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, serta warga muslim yang bermukim di Komplek Perumahan PT Inalum Tanjung Gading.*** (War)
