Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian Dukung Fokus Group Action Cegah Stunting dan Atasi Kemiskinan Ekstrem
Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian, S.Pd.I (dua kiri) beserta istri foto bersama Tim Peneliti USU Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si (kiri) dan Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D (kanan).
MEDAN: koranmedan.com
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Hadian, S.Pd.I mendukung kegiatan Talkshow Fokus Group Action, Pelatihan dan Pameran Inovasi Produk Tata Kelola Limbah untuk Mengatasi Stunting dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Sumut yang dijadwal digelar 24 Agustus 2023 pukul 8.30-18.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar Lt.2 Kantor Gubsu Jl. Pangeran Diponegoro 30 Medan.
Hal itu diutarakan Ahmad Hadian saat bertemu dengan Panitia Pelaksana Talkshow Fokus Group Action, Pelatihan dan Pameran Inovasi Produk Tata Kelola Limbah untuk Mengatasi Stunting dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dan Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D dari Universitas Sumatera Utara (USU) usai Sidang Paripurna DPRD Sumut di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (16/8/2023).
Dukungan tersebut diutarakan Ahmad Hadian melihat prospek inovasi produk tata kelola limbah juga bermanfaat strategis untuk memajukan usaha mikro kecil di desa-desa sehingga perlu didorong semua pihak termasuk Bumdes yang ada di setiap desa.
Sementara Panitia Pelaksana yang juga Ketua Tim Peneliti Rekayasa Sosial Inovasi Produk Tata Kelola Limbah untuk Mengatasi Stunting dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dari Pusat Unggulan Iptek Inovasi (PUI) Carbon USU Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dan dari FISIP USU Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D mengatakan, warga penggiat inovasi produk tata kelola limbah di desa-desa seperti di Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara perlu didorong semua pihak karena berperan penting untuk menunjukkan adanya manfaat melakukan inovasi produk tata kelola limbah dari tulang ikan, sisik ikan, kulit udang, kulit kerang dan lainnya menjadi aneka produk panganan dan minuman yang berguna untuk kesehatan dan kecantikan tubuh.
Disebutkan Dr. Sontang Sihotang sejumlah warga penggiat inovasi produk tata kelola limbah di Kecamatan Medang Deras yang telah dibina melalui alih teknologi diantaranya Teti Handayani, Siti Aminah, Rokhiyah, Eviana, Romlah, Khozinah, Dewi Putri, Nur Imamah, Priska Damayanti, Nurfadillah, Poniyem, Faridah, Nukman dan Jupri, semuanya dari Dusun Kuala Sipari Desa Medang serta dari Dusun Benteng Desa Pakam.
Di antara mereka, kata Dr. Sontang Sihotang, juga ada penyandang disabilitas dan jompo. Terhadap mereka selain mengangkat ekonomi sehari-hari, juga berguna untuk okupasi terapi organ tubuh supaya tetap sehat.*** (War)
