Lakukan Sosialisasi, Dishub Madina Ajak Siswa MAN 1 Tertib Berlalu Lintas


PANYABUNGAN: koranmedan.com
Menyikapi persoalan kemacetan lalu lintas di Panyabungan, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kunjungan ke sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) 1 Madina. Kinjungan dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi dan pengarahan kepada siswa agar tertib berlalu lintas, baik pada saat masuk maupun pulang sekolah.
“Kami mengajak adik – adik semua mulai hari ini agar benar – benar tertib berlalu lintas, baik pada saat masuk maupun pulang sekolah, karena bila kita tidak tertib, maka warga dan pengguna jalan yang melintas dan kita semua yang akan merugi, karena itu marilah sama – sama kita perbaiki dan jaga ketertiban lalu lintas mulai saat ini. Jadilah teladan dalam berlalu lintas”, pesan Kadis Perhubungan Madina melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Mukhlis Nasution, saat memberikan pengarahan di hadapan siswa – siswi MAN 1 Madina maupun dewan guru, Rabu pagi (18/10/2023).
Mukhlis Nasution yang juga alumni MAN 1 meminta para siswa berkomitmen agar, benar – benar tertib dalam berlalu lintas, karena kemacetan yang ditimbulkan pada saat masuk dan pulang sekolah akan menimbulkan kesan tidak baik oleh warga terhadap keberadaan MAN 1.
“Tertiblah di jalan wahai adik- adik kami, gak usah pilih – pilih Angkot, karena kalau adik – adik tidak tertib, jalan kesana jalan kesini, jalanan jadi macet, pengguna jalan lain terganggu,” ungkapnya sembari menambahkan, bagaimana kalau ada pegawai Lapas di Sipagapaga ini telat masuk karena macet, akibat kita tidak tertib.
Lalu Kabid Lalu lintas dan Angkutan Dishub Madina mengutip Hadist Nabi Muhammad SAW yang artinya, “Orang paling baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lainnya”.
Ia mengajak seluruh siswa MAN 1 Madina mau berkomitmen agar dapat membuktikan bahwa anak MAN 1 Madina adalah anak yang tertib dan memiliki tanggungjawab serta kesadaran yang tinggi.
“Mari kita jaga nama baik sekolah kita ini, jangan sampe kita dihujat warga karena kita tidak tertib sehingga masyarakat menjadi terganggu,” pesannya.
Di kesempatan itu Mukhlis juga meminta agar siswa-siswi tidak ada lagi memarkirkan sepeda motor di depan pagar sekolah.
“Saya minta mulai hari ini semua sepeda motor dimasukkan ke dalam pekarangan sekolah, jangan ada lagi yang parkir di depan pagar sekolah,” tegasnya.
“Apakah semua ini bisa kita pahami, bisa kita jalani, mau menjaga ketertiban lalu lintas, mulai saat ini, bisa kira – kira? Bisa, dijawab kompak para siswa, Janji? iya janji, timpal siswa.
Terpisah, Kepala Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) 1 Madina Hj Salbiah S,Ag , MM kepada wartawan mengatakan, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi program Sosialisasi tertib berlalu lintas yang diinisiasi Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Mandailing Natal di MAN 1.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi program sosialisasi tertib berlalu lintas yang digagas Dishub dan Satlantas Polres Madina ini, kiranya hal ini akan terus berkelanjutan sehingga persoalan kemacetan di depan sekolah benar – benar dapat diatasi,”harapnya.
Salbiah juga mengatakan dapat memaklumi keresahan warga pengguna jalan yang terjebak kemacetan pada saat siswa masuk maupun pulang sekolah.
“Kami dapat memaklumi kondisi keresahan masyarakat, bayangkan siswa kita 1.200 orang ditambah 100 guru sekali keluar, maka akan terjadi penumpukan orang, kami memahami kondisi ini”, ujarnya sembari mohon maaf kepada warga atas kemacetan yang ditimbulkan dan akan terus berupaya agar kemacetan dapat diatasi.
Karena itu ia mengharapkan pihak Dishub maupun Satlantas Polres Madina agar secara rutin melakukan penjagaan di depan sekolah, khususnya pada saat masuk dan pulang.
“Kami berharap baik Dishub maupun Polisi lalu lintas terus melakukan piket, menjaga dan mengatur lalu lintas setiap harinya, sehingga secara bertahap persoalan macet dapat diatasi.
Salbiah mengungkapkan selama ini juga telah berupaya maksimal dan terus mengimbau dan mengingatkan para siswa agar tertib di jalan baik saat masuk maupun saat pulang sekolah.
“Kami tidak akan bosan untuk melakukan pengawasan, mengimbau dan mengingatkan para siswa kita, bahkan kita selama ini sudah memberikan sanksi bagi siswa yang tidak tertib, termasuk yang parkir diluar pagar atau di depan sekolah,” jelasnya.
Bahkan selama ini, ungkapnya, pihak sekolah sudah cukup keras dalam memberikan peringatan bagi siswa dengan melibatkan unsur Satpol PP dan Polantas.
“Selama ini kami sudah cukup keras, bahkan kami panggil orangtuanya, kami libatkan Satpol PP bahkan polisi lalu lintas,” ungkapnya.
Salbiah sekali lagi meminta para siswa pada saat pulang sekolah agar jangan memilih – milih Angkot yang hendak dinaiki, jangan rebutan, jangan kesana kemari, sehingga tidak menimbulkan kemacetan. “Marilah kita tertib berlalu lintas wahai anak -anak ku”, ajaknya.*** (AFS)
