Perebutkan Piala Ade Jona, Ratusan Pebulutangkis dari 25 Klub Bersaing di Kejurkot PBSI Medan 2023
MEDAN: koranmedan.com
Sebanyak 400-an peserta dari 25 PB (Perkumpulan Bulutangkis) atau klub bersaing menjadi terbaik di ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Medan 2023 memperebutkan Piala tetap Ade Jona Prasetyo yang resmi bergulir, Rabu (25/10/2023).
Kejuaraan yang digelar di GOR PBSI Sumut, Jalan Willem Iskandar/Pancing, Medan Estate itu bergulir selama lima hari mulai dari 25 sampai 29 Oktober 2023.
Dalam kesempatan itu hadir Ketua Umum (Ketum) KONI Medan, Drs. Eddy H Sibarani diwakili Wakil Ketua Bidang Prestasi sekaligus sesepuh bulutangkis Sumut, Siegfried, Kadispora Medan Pulungan Harahap diwakili Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Ika Handayani Tarigan, Ketum Pengprov PBSI Sumut Drs. Suripno Ngadimin diwakili Sekretaris Umum Kusprianto, para sponsor, dan undangan lainnya.
Ketum Pengkot PBSI Medan Ade Jona Prasetyo diwakili Sekum Aswindy Fachrizal yang dalam kesempatan itu juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, ajang tersebut sebagai ajang seleksi untuk mewakili para pebulutangkis Kota Medan menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Sumut 2023 yang dijadwal digelar pada akhir November.
Terlebih, lanjut Aswindy, nomor-nomor yang dipertandingkan di Kejurprov PBSI Sumut bulan depan dipersiapkan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2023 di Jakarta pada Desember mendatang.
“Kita harapkan atlet yang bertanding di Kejurkot tahun ini bisa mewakili PBSI Medan ke Kejurprov (PBSI Sumut) bulan depan karena para juara lah yang mewakili Medan di Kejurprov nanti,” ucap Aswindy.
“Sebelumnya mohon maaf Ketum Ade Jona belum bisa hadir hari ini, tapi Insha Allah lusa dan hari terakhir beliau akan datang. Namun beliau tadi juga berpesan agar para juara di Kejurkot ini bisa berprestasi di Kejurprov nanti agar bisa tampil di Kejurnas di Jakarta guna mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara,” harap Aswindy mengutip pesan Ade Jona.
Di kesempatan itu, Aswindy melaporkan, sebanyak 400-an peserta yang berpartisipasi di Kejurkot ini berasal dari 25 PB/klub di bawah naungan Pengkot PBSI Medan dengan mempertandingkan 19 kategori.
“Total ada 19 kategori yang dipertandingkan di Kejurkot kali ini, diantaranya 16 kategori pembinaan/prestasi. Artinya ajang ini menjadi cikal bakal atlet masa depan Kota Medan untuk bersaing menjadi atlet PON Sumut di 2028 mendatang,” ungkap Aswindy.
Sementara Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan Ika Handayani Tarigan dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PBSI Medan yang telah memfasilitasi para pebulutangkis muda Kota Medan.
“Walaupun ada kategori umum seperti dewasa dan veteran, tapi di kejuaraan ini banyak kategori prestasi yang dipertandingkan. Kita harapkan dari ajang ini lahir atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat provinsi maupun nasional,” harapnya.
Sedangkan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Medan Siegfried mengatakan, jadikan kejuaraan ini sebagai ajang pembuktian dari hasil kerja keras latihan selama ini di klub masing-masing.
“Apalagi bulan depan nanti ada Kejurprov, maka jadikan Kejurkot ini sebagai ajang pembuktian adik-adik untuk mewakili Medan di Kejurprov nanti. Untuk itu keluarkan semua kemampuan kalian untuk menjadi yang terbaik,” tutup Siegfried sembari membuka Kejurkot PBSI 2023.
Di sela pembukaan, Panitia Pelaksana bidang keabsahan Afni Fadilah menyebutkan, kejuaraan ini gratis alias tanpa biaya khususnya untuk peserta kategori prestasi.
Lanjut Afni, ke-25 PB/klub yang berpartisipasi antara lain Angsa Pura, Indocafe, ABC-Pro, Gaharu, Galaxy, Hi Qua, Gelora Sunggal, Nakula, Sutomo, Wahidin, Gala Patras, Exist Badminton Academy, Alfaka Raya, Joyful Medan, Shamrock, Deli Raya, Tunas Tangkas, Anugrah Medan, HM, Deli Tangkas, Porsea, Sehati BC, Madani Johor, Rasa, dan Amarta.*** (War)
