Munas X IKWI Dimulai, Ketum Kowani: 97 Organisasi Perempuan di Indonesia Harus Bersatu Bangun Solidaritas
Ketua Umum Kowani Dr Giwo Rubianti Wiyogo MPd saat membuka Munas X IKWI dihadiri pengurus dan utusan IKWI dari 25 provinsi termasuk Sumut, serta foto bersama seluruh peserta Munas.
JAKARTA: koranmedan.com
Pelaksanaan Musyawarah Nasional X Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (Munas IKWI) dimulai, setelah dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Korps Wanita Indonesia (Ketum Kowani) Dr Giwo Rubianti Wiyogo MPd, Sabtu (28/10/2023) di Hotel Menara Peninsula Jakarta.
Munas X IKWI berlangsung sejak 27-29 Oktober 2023 diikuti seluruh utusan IKWI seluruh provinsi tanah air termasuk Sumut itu, juga dihadiri Sri Romidyati Harmoko (istri mantan Menpen alm Harmoko) sebagai Ketua Dewan Penasehat Kehormatan IKWI Pusat.
Tema Munas X IKWI ‘bersinergi membangun solidaritas demi terjalinnya integritas organisasi’ membuat Ketum Kowani Dr Giwo Rubianti Wiyogo terkesan dengan solidaritas dan ketertiban IKWI dalam melaksanakan Munas X sesuai tema yang diusung.
Giwo Rubianti menilai solidaritas, keakraban dan ketertiban IKWI sangat bagus, dibanding organisasi perempuan lain di bawah naungan Kowani mencapai hampir 100 organisasi. Bahkan ada organisasi perempuan pengurusnya sepuh-sepuh, tapi di IKWI umumnya masih muda-muda danenergik.
“Kalau 97 organisasi perempuan saja bersatu membangun solidaritas seperti ini, insha Allah Indonesia cepat majunya, karena jumlah anggota organisasi perempuan hampir separoh penduduk Indonesia,” ungkapnya.
Bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda hari ini 28 Oktober 2023, lanjut Giwo Rubianti, organisasi perempuan flashback dimana Sumpah Pemuda menginisiasi terjadinya perjuangan perempuan menjadi ikrar dan diharapkan kesatuan dan.persatuan perempuan mengisi kemerdekaan bangsa ini.
Demikian halnya IKWI salah satu organisasi perempuan menjadi anggota Kowani sejak tahun 1961 harus bangga, karena bukan hanya sebagai keluarga wartawan, tapi juga menjadi corong pendidikan dan ikut memberikan kedamaian dalam masyarakat dan lingkungan organisasi, terutama menghempang banyaknya hoax.
“Perempuan-perempuan Indonesia harus cerdas menyikapi hoax dan benar-benar teliti dalam menyikapi penyampaian informasi. Kita harapkan Munas IKWI ini menghasilkan program-program sesuai dengan visi misi organisasi, serta membuat suatu kerjasama yang baik terutama untuk keluarga besar IKWI,” harap Giwo Rubianti.
Sebelumnya penasihat kehormatan IKWI pusat Sri Romidyati Harmoko merasa bangga terhadap IKWI sekarang sudah banyak kemajuan dengan program kegiatan yang sudah dirintis pendahulu agar dilanjutkan.
“Saya memimpin IKWI tahun 1978 setelah kongres di Padang – Sumatera Barat, sekarang sudah banyak kemajuan, pengurusnya seger-seger. Pengurus IKWI harus mengajak istri anggota PWI sebanyak-banyaknya menjadi anggota, baik di daerah maupun di pusat,” pesan istri mantan Menteri Penerangan H. Harmoko itu.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Munas X IKWI Dra Hj Rahmayulis Saleh MM melaporkan, kegiatan Munas X IKWI dihadiri 100 peserta dan peninjau dari 25 provinsi dan pengurus pusat dengan mengusung tema ‘bersinergi membangn solidaritas demi terjalinnya integritas organisasi’.
Adapun rangkaian Munas X IKWI dilaksanakan kegiatan seminar nasional, musyawarah nasional dan pengukuhan Ketua Umum IKWI masa bakti 2023-2028.
Ketua umum IKWI periode 2018-2023 Indah Kirana menyebutkan, kepemimpinanya berakhir per September 2023 mengikuti habisnya masa kepengurusan PWI pusat, karena sesuai PD PRT IKWI, bahwa Ketua Umum IKWI merupakan istri dari Ketua Umum PWI terpilih.
“Saya yakin dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong, IKWI akan terus berkembang menjadi organisasi yang semakin kuat,” harap Indah Kirana.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan sidang-sidang mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus pusat IKWI masa bakti 2018-2023.*** (Tati R)
