Surat Cinta Pelajar SD Pematang Pasir untuk Palestina
Komunitas PPA dan YAI saat menggelar posko Donasi untuk Palestina, inzet kiri (surat cinta untuk palestina dari pelajar SD).
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 130004 Kelas IV Pematang Pasir Kota Tanjungbalai mengirimkan surat cinta berupa doa untuk warga Palestina.
“Assalamu’alaikum. ini dari saudara Indonesia untuk Palestina, saya ingin menyampaikan untuk saudara kami Palestina, semoga sehat selalu dan selalu merdeka dan tetap gagah. Aamiin,” begitulah oretan kertas dari sepucuk surat yang dikirimkan pelajar SD tersebut kepada Komunitas PPA & YAI Tanjungbalai.
Sebelumnya, Komunitas PPA (Pola Pertolongan Allah) bersama YAI (Yayasan Abulyatama Indonesia) Kota Tanjungbalai melakukan penggalangan dana untuk masyarakat Palestina dengan mendirikan Posko dibundaran SMP Negeri 1 Kota Tanjungbalai.
Sejak didirikan pada ahad 22 Oktober hingga 05 November 2023 lalu mereka (komunitas PPA) sempat dibuat terharu saat membuka amplop dari seorang pelajar sekolah dasar kelas IV dengan judul “Buat Teman-Teman / Saudara-Saudara Kami di Palestina, Semoga Palestina Merdeka. Dari Siswa/Siswi Kls IVa SDN 130004 Pematang Pasir.”
“Kami sangat terharu ketika mendapati surat tersebut didalam amplop donasi yang diberikan pelajar sekolah dasar kelas IV itu, didalamnya ada sejumlah uang hasil donasi dan potongan kertas bertuliskan doa serta pesan singkat yang menunjukkan kepedulian dan perhatian mereka bagi korban kekejaman tentara Israel,” kata Ketua PPA Irfan, Senin (30/10/2023).
Sebagai Ketua PPA, dengan deraian air mata Irfan merasa bersyukur melihat kepedulian seorang pelajar kelas IV sekolah dasar sembari mengajak seluruh elemen masyarakat khsusunya di Kota Tanjungbalai untuk mendoakan serta memberikan donasi terbaik untuk warga Palestina yang saat ini masih bertahan untuk menjaga Tanah airnya dari penjajahan Zionis Israel.
Dikutip dari CNN Indonesia, hingga saat ini korban tewas di jalur Gaza sekitar 9.521 orang, dengan 3.000 diantaranya adalah Anak-anak, dan hampir 2.000 adalah Perempuan, sementara sekitar 20.198 orang mengalami luka-luka.*** (Rill/War)
