Ganjar-Mahfud akan Putihkan Kredit Macet Petani dan Nelayan, Baskami: Keberpihakan bagi Wong Cilik!

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting diabadikan di sela kampanye Ganjar-Mahfud di Lapangan Astaka Medan Estate.
MEDAN: koranmedan.com
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 03, Ganjar Pranowo – Mahfud MD berkomitmen akan melakukan langkah kongkrit yaitu, memberikan pemutihan kredit macet untuk kaum petani dan nelayan.
Hal tersebut disampaikan keduanya, tatkala melakukan kampanye di Lapangan Astaka, Pancing, Medan Estate, Ahad/Minggu (28/1/2024).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Drs Baskami Ginting menyampaikan apresiasinya.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, Pasangan Gama konsisten berpihak kepada wong cilik.
“Ini bukti bahwa Ganjar – Mahfud terus mendengarkan aspirasi dari kaum tani dan nelayan. Kita selalu menyampaikan data kongkrit yang diserap langsung dari lapangan,” katanya.
Baskami, mengatakan potensi perkebunan, pertanian dan perikanan di Sumatera Utara sangat besar. Persoalan pupuk subsidi, solar subsidi, kredit macet masih menjadi momok bagi para petani dan nelayan.
“Kita akan terus berupaya agar Sumatera Utara ini di bawah Ganjar dan Mahfud MD akan menggeliat pada sektor-sektor tersebut,” imbuhnya.
Sementara Capres Ganjar Pranowo menyampaikan hasil dialognya bersama nelayan di Belawan, Medan.
“Saya telah bertemu dengan para nelayan, mereka meminta kemudahan akses permodalan, subsidi solar dan lainnya,” jelas Ganjar.
Menurut Ganjar, Sumut memiliki komoditas unggulan yang telah tersohor di seluruh Indonesia.
“Teri Medan, itu sudah terkenal dan saya paling suka. Kita akan buat teri medan ini menjadi komoditas unggulan,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Mahfud MD. Menurut Mahfud, pertemuannya bersama para petani menginginkan agar distribusi pupuk tidak bermasalah.
“Di negara ini, subsidi pupuk meningkat tiap tahunnya tetapi produktivitasnya terus menurun. Kami juga telah mencatat besarnya kredit macet oleh petani, dan bila Ganjar- Mahfud terpilih Insha Allah kita akan putihkan kredit macet petani dan nelayan,” pungkas Mahfud.*** (Tati R)
