Wali Kota Tanjungbalai Bantah Ada Utang Pemko kepada Ketua Fraksi PDI-P
Wali Kota Tanjungbalai pakai peci dan Eriston Sihaloho pakai baju merah. sumber foto Facebook Eriston Sihaloho.
T.BALAI: koranmedan.com
Wali Kota Tanjungbalai H. Waris Tholib, S.Ag, MM yang juga kader PDI Perjuagan membantah dugaan adanya proses melobi dana sebesar Rp. 6 Teriliun dari pusat supaya masuk ke Kota Tanjungbalai yang dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) DPRD Kota Tanjungbalai Eriston Sihaloho, SH.
Waris Tholib saat bertemu wartawan di kantor Walikota Tanjungbalai usai melaksanakan apel bersama ASN Pemko Tanjungbalai mengaku tidak mengetahui terkait pelobian dana sebesar Rp 6 Triliun dengan menggunakan dana pribadi Eriston Sihaloho dan belum diganti oleh Pemko Tanjungbalai.
“Terkait pernyataan pak Eriston saya tidak tahu, dan soal pemerintah kota ada berutang kepada Pak Eriston saya juga tidak mengetahuinya. Nanti saya pelajari dulu, karena tidak ada yang menyampaikan kepada saya terkait pemerintah Kota Tanjungbalai berutang kepada beliau,” kata Waris Tholib, Senin (5/2/2024).
Lebih lanjut, Waris Tholib mengatakan, hal tersebut akan dipertanyakannya nanti ketika Rakorpem bersama Kepala OPD Pemko Tanjungbalai terkait pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai tersebut.
” Nanti coba saya pertanyakan saat Rakorpem terkait Pemko Tanjungbalai berutang kepada Pak Eriston, informasi yang saudara (wartawan, red) sampaikan saya ucapkan terima kasih karena nanti bisa saya cari tahu entah betulnya Pemko ni berutang kepada beliau atau ada yang lain-lain kadang tidak mengerti juga saya antah ada yang tersembunyi dan ini akan saya bawa ke Rakorpem,” ungkap Waris Tholib.
Sebelumnya diberitakan media online girpos.com terbit (30/1/2024) Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai saat acara kegiatan reses pertama masa sidang kedua anggota DPRD Kota Tanjungbalai Tahun 2024 bertempat di kediamannya menyatakan telah menggunakan uang pribadinya guna “menjolok” dana sebesar Rp 6 Triliun dari pusat supaya masuk ke Kota Tanjungbalai namun hingga sekarang belum diganti oleh Pemko Tanjungbalai.
“Saya juga telah menggunakan uang pribadi guna menjolok dana sebesar Rp 6 trilliun dari pusat, supaya masuk ke Kota Tanjungbalai namun hingga sekarang ini belum ada diganti oleh Pemko Tanjungbalai, uang saya itu,” ujar Eriston Sihaloho.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Eriston Sihaloho, SH sampai berita ini diterbitkan belum juga menjawab konfirmasi yang disampaikan oleh wartawan ke nomor WhatsAppnya.*** (Syafrizal Manurung)
