Rela Sumut PPTI akan Ikut Aksi Terkait Dugaan Kecurangan Pemilu
Pembina Rela Sumut PPTI Khalifah Sutan Jalaluddin Siregar, SH (kanan) saat turut serta memantau pelaksanaan penghitungan surat suara Pemilu 14 Februari 2024.
MEDAN: koranmedan com
Relawan Anies Sumatera Utara (Rela Sumut) dari komunitas Persatuan Pengamal Tarekat Islam (PPTI) menyatakan akan ikut melakukan aksi unjukrasa 1 Maret 2024 ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut bersama simpul relawan Anies Baswedan lainnya terkait dugaan adanya kecurangan dalam tahapan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024.
Hal itu diutarakan Pembina Rela Sumut PPTI Khalifah Sutan Jalaluddin Siregar, SH kepada Koranmedan.com di Medan, Selasa (27/2/2024).
Menurut Sutan Jalaluddin Siregar, pihaknya melihat dan merasakan adanya aroma kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024.
“Beberapa laporan yang kami terima dari relawan Rela Sumut PPTI diketahui ada oknum Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terlibat secara tersembunyi maupun terbuka dengan melanggar prosedur pengiriman dan pengamanan kotak hasil Rekapitulasi Surat Suara C1 Hasil dan memasukkan surat suara tercoblos di luar TPS ke dalam kotak suara,” ungkap Sutan Jalaluddin.
Relawan Rela Sumut PPTI, lanjut Sutan Jalaluddin, melihat adanya bentuk kecurangan yang Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) dilakukan oknum-oknum penyelenggara negara maupun penyelenggara Pemilu 2024. “Terkait hal itu, maka Rela Sumut PPTI bersama simpul relawan Anies Baswedan beserta elemen masyarakat dan mahasiswa se Indonesia akan bersatu melakukan aksi unjukrasa menolak hasil Pemilu 2024 dan mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengusut dugaan praktik kecurangan Pemilu 2024 tersebut melalui mekanisme Hak Angket atau Hak Interpelasi sesuai amanat undang-undang,” tegas Sutan Jalaluddin.
Namun Sutan Jalaluddin tetap berharap agar aksi unjukrasa yang dilakukan tetap tertib dan damai. “Jangan anarkis karena akan merugikan kita semua,” pungkas Sutan Jalaluddin Siregar, SH yang juga pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 1945 Provinsi Sumatera Utara.*** (War)
