Kadek Berharap Golkar dan Gerindra Berkoalisi di Pilkada Kota Tanjungbalai 2024
Mahyaruddin Salim bersama pengurus DPD Golkar Tanjungbalai saat menyerahkan formulir pencalonan Bacakada ke DPC Gerindra Kota Tanjungbalai, Jum’at (17/5/2024).
T.BALAI: koranmedan.com
Mahyaruddin Salim yang akrab disapa Kadek berharap Partai yang dipimpinnya DPD Golkar Kota Tanjungbalai nantinya bisa berkoalisi dengan DPC Gerindra Kota Tanjungbalai dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungbalai Tahun 2024.
“Harapannya Golkar dan Gerindra Tanjungbalai berkoalisi untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 27 November 2024 nanti, sehingga Tanjung Balai EMAS bisa terwujud,” kata Mahyaruddin Salim B, Jum’at (17/5/2024).
Harapan tersebut disampaikan Mahyaruddin Salim ketika menyerahkan formulir pendaftaran sebagai calon Wali Kota kepada Tim Pendaftaran dan Penjaringan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai periode 2024-2029, dan diterima langsung Sekretaris DPC Gerindra Tanjungbalai, Faisal Fahmi.
Mahyaruddin menyatakan telah menyusun konsep arah pembangunan Kota Tanjungbalai dalam visi-misinya yaitu “EMAS”.
Menurut Mahyaruddin yang juga Anggota DPRD Sumut itu, Emas adalah lambang kemakmuran dan kesuksesan, sehingga disenangi banyak orang. Emas itu berkilau sebagai simbol dari kekayaan, kemewahan, dan juga kejayaan.
“Elok Kotanya, Maju Pembangunannya, Agamis penduduknya dan Sejahtera Masyarakatnya yang disingkat Tanjungbalai “EMAS” akan kita wujudkan, tentu ini menjadi harapan semua pihak,” ungkap Mahyaruddin.
Dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPC Gerindra Kota Tanjung Balai, Faisal Fami menjelaskan setelah para Bacakada resmi mendaftar ke Tim Pendaftaran/Penjaringan, maka dokumen pendaftaran akan diserahkan kepada DPD Gerindra Sumatera Utara, untuk diteruskan ke DPP Gerindra di Jakarta.
Faisal juga menyampaikan para Bacakada wajib mengikuti tahapan seleksi yang akan dilakukan oleh DPD Gerindra di daerah, serta survei ektabilitas apakah patut diusung sebagai calon.
“Untuk penetapan calon kepala daerah yang diusung menjadi kewenangan DPP Gerindra. Rekomendasinya akan dikeluarkan (ditetapkan) pada Agustus 2024,” kata Faisal Fahmi.*** (Syafrizal)
