Kloter 10 Kabupaten Padang Lawas Terlama Menginap di Asrama Haji

Jamaah haji asal Padang Lawas saat dibawa menuju Hotel di Asrama Haji Medan.
MEDAN: koranmedan.com
Dari sembilan kloter jamaah haji Sumatera Utara Embarkasi Medan yang sudah diberangkatkan sejak tanggal 13 Mei 2024 lalu, kloter 10 asal Kabupaten Padang Lawas dan Medan merupakan kloter terlama yang menginap di Asrama Haji Medan. Umumnya jamaah haji sebelum diterbangkan ke tanah suci menginap di Asrama Haji kurang lebih 20 jam. Akan tetapi bagi Kloter 10 yang sudah tiba Rabu (22/5/2024) pukul 09.00 WIB di asrama haji Pangkalan Mashur Medan, tinggal lebih lama di Asrama Haji sebelum diberangkatkan menuju Bandara Madinah Jumat ( 24/5/2024) dinihari.
Semula dijadwalkan, kedatangan jamaah kloter 10 ini masuk Asrama Jaji Medan (22/5/2024) pukul 13.30 WIB dan menuju tanah suci (23/5/2024) pukul 12.30 WIB.
Ketua P3IH Embarkasi Medan yang juga Kakanwil Kemenagsu H.Ahmad Qosbi SAg,MM, mengakui Kloter 10 asal Padang Lawas dan Medan ini merupakan kloter terlama yang menginap di asrama Haji Medan dibanding kloter -kloter sebelumnya. Lebih 24 jam mereka di Asrama Haji sebelum menuju Bandara Kualanamu. Hal ini dikarenakan adanya revisi penerbangan haji sehingga berdampak dengan kedatangan jamaah ke Asrama Haji Medan.
Menurut beliau sebelumnya ada pemberangkatan jamaah yang diterbangkan ke Madinah dan Jeddah. Padahal untuk penerbangan ke Bandara Jeddah merupakan pemberangkatan jamaah haji gelombang II. Sebelum jadwal untuk pemberangkatan jamaah haji asal Sumut gelombang II dimulai pemberangkatan Kloter 9, Selasa 21 Mei 2024, ternyata masih menuju Madinah. Namun untuk pemberangkatan gelombang II dari Sumatera Utara menuju Jeddah baru pada pemberangkatan kloter 11. Sehingga pemeberangkatan Kloter 10 merupakan pemberangkatan terakhir dari Bandara Kualanamu menuju Madinah.
Ketua P3IH Embarkasi Medan itu menyebutkan, walaupun jamaah Kloter 10 lebih lama tinggal di asrama haji, pelayanan terhadap tamu-tamu Allah tetap dilayani dengan sebaik-baiknya. Bahkan dari pemantauan, Koranmedan.com, jamaah kloter 10 terlihat santai, tidak disibukkan dengan kegiatan yang ada di Asrama Haji Medan.
Begitu juga petugas penerimaan jamaah tidak terlalu sibuk, karena mereka mengetahui jamaah kloter 10 lebih lama tinggal di Asrama Haji Medan setelah adanya revisi pemberangkan jamaah haji menuju tanah suci.
Kloter 10 yang didominasi jamaah asal Kabupaten Padang lawas sebangak 270 orang dan dari Medan 82 orang itu dipimpin Ahmad Saidi Hasibuan sebagai TPHI dengan TPIHI H.Masrin Hilomoan Harahap. Tim Kesehatan dr Rifai Alamsyah Harahap, Marlina Nasution dan Sri Wahyuni. Ditambah Petugas daerah, Jafar Hasibuan, Atfan Suwandi dan Jauhari dari Kesra Pemko Medan.*** (Husni AS)
