Dinilai Arogan, Seluruh Kades Minta KPU Madina Copot Ketua PPK Hutabargot

MANDAILING NATAL: koranmedan.com
Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Hutabargot meminta Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan sanksi tegas kepada Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK) Hutabargot dengan mencopot dari jabatannya.
“Kami minta Ketua KPU Madina jangan tinggal diam seolah melindungi anak buahnya, kami minta agar Ketua PPK Hutabargot Taufik dicopot dari jabatannya” tegas mereka saat ditemui, Jum’at (7/6/2024).
Mereka menambahkan, sikap arogan bahkan terang – terangan melakukan perlawanan terhadap keberatan seluruh kades terkait rekomendasi pembentukan sekretariat PPS yang dirubah secara sepihak akan memicu iklim yang tidak sehat di Kecamatan Hutabargot dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada November 2024.
“Kondisi ini tidak baik untuk iklim demokrasi dan pelaksanaan Pilkada 2024,jadi kalau tidak ada jalan keluar, kami minta Ketua KPU copot Ketua PPK Hutabargot”, tegas mereka sembari menambahkan kasus akan jadi bom waktu memicu perselisihan.
Dalam kesempatan tersebut mereka menilai, ketua PPK Hutabargot ada kepentingan tertentu sehingga tetap ngotot merubah nama – nama calon petugas sekretariat yang direkomendasikan PPS untuk disampaikan ke KPU Madina untuk disahkan dan dibuat penetapan.
Mereka juga mengatakan akan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, apa sebenarnya yang menjadi motif dari yang bersangkutan melakukan pelanggaran terhadap PKPU no. 8 tahun 2022 tentang tata cara pengusulan pembentukan sekretatiat PPS ke KPU Madina.
“Kalau dalam penelusuran kami nanti, kami temukan ada aroma uang dalam pengubahan nama – nama calon sekretariat, kami tidak ragu membawa kasus ini ke ranah hukum”, tegas mereka.*** (AFS)
