LAM-KPRS Survey RSU Serenapita
SIDIKALANG: koranmedan.com
Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) melakukan survey akreditasi Rumah Sakit Umum (RSU) Serenapita sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama Pemkab Dairi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan RSU Serenapita, Kamis (13/6/2024).
Kegiatan dihadiri Pj Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit, para Dewan Direksi PT Linmar Medika Utama diantaranya dr. Lintong Nainggolan, dr . Paulus Mario Tinambunan, dr. Taor Marpaung, Komisaris PT Linmar Medika Utama Drs Sebastianus Tinambunan, dr. Bonar Sinaga, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dairi Deddy Situmorang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi Saut Marulitua Sinaga, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Henry Manik serta Pimpinan Bank Sumut Cabang Sidikalang Edy Primsa Brahmana.
Pj Bupati Dairi Surung Charles Bantjin dalam sambutannya mengatakan, dalam waktu dekat akan didapatkan hasil survei yang luar biasa berupa penilaian dan pengukuran dari apa yang sudah dilakukan bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan khususnya di Rumah Sakit Umum Serenapita.
Dalam melaksanakan akreditasi wajib hukumnya untuk menerapkan standar akreditasi pelayanan khususnya di bidang kesehatan.
“Tingkatan akreditasi sangat menentukan maju mundurnya rumah sakit. Dengan hadirnya lembaga akreditasi akan memberikan warna yang baru bagi rumah sakit,” kata Charles
Pemkab Dairi tentunya mendukung Rumah Sakit Umum Serenapita selaku mitra pemerintah dan menjadi rumah sakit swasta yang pertama di Dairi yang menjadi kebanggaan bersama masyarakat.
Akreditasi rumah sakit merupakan suatu evaluasi mutu pelayanan juga sebagai syarat dalam program kerjasama dengan BPJS.
“Harapan kami Rumah Sakit Umum Serenapita terakreditasi dengan baik sehingga pelayanan kesehatan semakin meningkat,” ucap Pj Bupati Dairi.
Sementara Ketua Tim Survey Natalina Rumapea menyampaikan, kehadirannya adalah untuk memastikan layanan benar-benar terstandarisasi kepada masyarakat.
“Kami akan melihat bagaimana pemahaman rumah sakit dalam memberikan pelayanan terstandar oleh semua pelayan kesehatan bagi keselamatan pasien,” ujar Natalina.*** (mata)
