Diklat Tata Kelola Limbah CSR Inalum Ditutup, Diharapkan Pacu Kesejahteraan Keluarga Pesisir

Peserta Diklat Tata Kelola Limbah Pesisir CSR PT Inalum foto bersama di sela acara penutupan.

Salah seorang peserta saat menerima sertifikat dan seperangkat alat-alat usaha untuk mengolah kulit kepah menjadi tepung kalsium.
BATUBARA: koranmedan.com
Kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) dua hari Tata Kelola Limbah Pesisir dan Inovasi Produk Berbasis Kalsium untuk Kewirausahaan UMKM di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Program Corporate Sosial Responsibility PT Indonesia Asahan Aluminium (CSR) PT Inalum Kolaborasi Universitas Sumatera Utara (USU), Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batubara dan Kepala Desa Kuala Indah berakhir Rabu sore (31/7/2024).
Penutupan ditandai penyerahan Sertifikat dan alat-alat usaha untuk mengolah kulit kepah menjadi tepung kalsium kepada 20 peserta aktif.
Dalam arahannya, Ketua Tim Cluster Keilmuan Inovasi Tata Kelola Limbah Universitas Sumatera Utara (USU) yang juga Ketua Panitia Pelaksana Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D bersama Anggota Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si mengajak peserta Diklat UMKM Warga Dusun IV Desa Kuala Indah untuk memulai, membuka dan mengembangkan produk-produk berbasis kalsium untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga setelah mengikuti pelatihan.
Dijelaskan Dara Aisyah, bagi 5 orang ibu-ibu pencari dan pengupas kepah yang telah dilatih kemudian membuat produk berbasis kalsium dari kulit kepah dengan membuka usaha rumahan secara berkelanjutan akan diberi hadiah khusus oleh PT Inalum.
Lindawati salah satu peserta Diklat yang telah membuat produk Sambal Belacan Berkalsium dan Gulai Kepah Serai Berkalsium secara khusus mengucapkan terimakasih kepada pimpinan PT Inalum melalui Tim Cluster Keilmuan Inovasi Tata Kelola Limbah yang telah memberikan pelatihan bagi mereka sebagai warga perempuan pesisir.
“Alhamdulillah wa syukrilloooh pengetahuan kami tentang manfaat kalsium dari kulit kepah sudah sangat memadai. Kiranya ilmu pengetahuan yang kami peroleh menjadi keberkahan bagi keluarga besar PT Inalum beserta Tim Cluster Keilmuan Inovasi Tata Kelola Limbah USU. Aamiin… aamiin Allooohumma Aamiin….,” ucap Lindawati ibu lima orang anak itu penuh syukur seraya berharap Diklat serupa dapat dilakukan bagi ibu-ibu pencari dan pengupas kepah lainnya yang belum dapat kesempatan mengikuti.*** (War)
