KPU dan BAWASLU Ajak Pemuka Agama, Adat, Beri Nuansa Sejuk di Pilkada 2024
Foto bersama pemuka agama dan pemuka adat pada kegiatan sosialisasi berbasis keagamaan, (inzet kiri) KPU dan Bawaslu saat menyampaikan sosialisasi.
T.BALAI: koranmedan.com
Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungbalai mengajak masyarakat khususnya pemuka agama dan pemuka adat, untuk memberikan serta menciptakan nuansa sejuk pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak terkhusus di Kota KerangTanjungbalai.
Ajakan itu disampaikan Komisioner KPU, Ulil Amri dan Komisioner Bawaslu, Nazmi Hidayat S saat menggelar sosialisasi berbasis keagamaan pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di gedung Serbaguna HKBP Sirantau, Sabtu (30/08/2024).
Acara sosialisasi tersebut digelar pada kegiatan pelantikan DPC Manik Raja Boru Bere Ibebere (Marbona) Kota Tanjungbalai dihadiri Kapolres Tanjungbalai serta seluruh pengurus dan anggota Marbona, para pemuka adat, serta perwakilan marga-marga se-Kota Tanjungbalai.
Dalam sosialisasi itu, Ulil Amri berpesan kepada masyarakat agar mengecek hak pilihnya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada tahun ini.
“Saat ini sudah ditetapkan daftar pemilih sementara (DPS) menuju daftar pemilih tetap (DPT). Jika ada warga yang belum terdaftar dalam DPS maka dapat melaporkan ke KPU atau PPK dan ke PPS tingkat kelurahan masing-masing,” ucapnya.
Senada Ulil, Komisioner Bawaslu Nazmi Hidayat S juga mengajak para pemuka agama dan adat untuk secara bersama sama menyukseskan pelaksanaan Pilkada dengan turut menciptakan suasana sejuk di tengah masyarakat.
“Ada beberapa tahapan yang sudah dan akan dilalui oleh penyelenggara (KPU dan Bawaslu) pada Pilkada tahun ini. Sesuai tahapan, KPU sudah membuka pencalonan sejak 27 Agustus 2024 dan ditutup pada 29 Agustus 2024 lalu. Untuk Tanjungbalai ada 3 Paslon yang telah mendaftar dan saat ini sedang menjalani tes kesehatan,” kata Nazmi.
Nazmi yang juga merupakan Kordiv. Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Tanjungbalai itu melanjutkan, pihaknya memiliki peran melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan untuk seluruh tahapan Pilkada dan terkhusus memastikan masyarakat mendapat hak pilih dengan mengawal hak pilih. Ada instruksi untuk mengawal hak pilih, sehingga Bawaslu membuka 7 posko kawal hak pilih di 6 kecamatan dan di kantor Bawaslu Tanjungbalai.
“Maka perlu kami sampaikan, setelah nanti diumumkan Calon yang ikut dalam perhelatan ini, akan dibuka tahapan kampanye. Ini sangat rawan. Untuk itu kami menimbau agar tidak terlibat politik praktis, terkhusus Bapak Ibu yang bertugas sebagai ASN, P3K atau pejabat pemerintah lainnya jangan sekali kali terlibat apalagi melibatkan diri dalam kampanye tersebut. Ada undang undang yang mengatur,” tegas Nazmi mengingatkan.
Oleh karena itu, Nazmi berharap para pemuka agama dan pemuka adat untuk bersama sama memberikan dan menciptakan nuansa sejuk. Sebab menurutnya berbeda pilihan itu hal yang lumrah tetapi persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga.
“Mari bersama kita sukseskan
Pilkada di Kota kita ini, Kota Tanjungbalai dan mari bersama sama ciptakan suasana sejuk yang dimulai dari diri sendiri hingga ke tengah masyarakat. Mudah mudahan melalui Pilkada ini melahirkan pemimpin yang berintegritas tinggi sehingga membawa Tanjungbalai menjadi lebih baik.” pungkas Nazmi Hidayat S.*** (Ril/War)
