PKL Gelar Dagangan di Depan Kantor Camat Delitua, Arus Lalin Macet
Kondisi lalulintas di depan Kantor Camat Delitua yang kerap macet butuh perhatian Pj Bupati Deliserdang.
DELISERDANG: koranmedan.com
Program relokasi pedang Pasar Delitua ke Pasar Modern yang pembangunannya menelan biaya miliaran rupiah di kawasan pamah Kelurahan Delitua Barat dinilai gagal karena hingga kini program relokasi tersebut tidak terealisasi optimal.
“Pasar Modern yang dibangun Pemkab Deliserdang dengan tujuan merelokasi pedang kaki lima juga pedagang yang sudah berdagang di pasar lama kecamatan Delitua memang cukup baik. Karena pasar yang baru cukup luas dan berbagai fasilitas pendukung sudah tersedia,” ungkap Ismail warga yang kerap melintas di Pasar Delitua.
Ketika masa Camat Wakil Karo-Karo, kata Ismail, Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah diarahkan untuk berjualan di pasar modern namun mereka kembali lagi berdagang di kaki lima di pinggir jalan. Sehingga kemacetan di jam sibuk pada pagi dan sore hingga malam tidak terelakkan.
Menurut warga lainnya, permasalahan ini manjadi problem bagi pengguna jalan menuju ke Kecamatan Biru Biru , Patumbak dan menuju Kecamatan Namorambe serta Kecamatan Pancur Batu.
Amatan Koranmedan.com di lapangan, masyarakat yang beraktifitas dari Kota Medan menuju Biru Biru, Namorambe dan kecamatan lainnya selalu terhambat dan terganggu dengan kemacetan di Pekan Delitua. Diperparah lagi aktivitas Angkot yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di simpang Pekan Delitua, padahal di Pasar Modern yang baru sudah tersedia terminal khusus yang cukup lapang untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.
Bila kondisi itu terus dibiarkan, menurut Ismail, Kecamatan Delitua akan sulit untuk maju dan berkembang.
Pemandangan kontras begitu terlihat aneh. Pasalnya di lokasi Pasar Delitua yang lama kini telah berdiri bangunan baru Kantor Camat Delitua yang cukup megah.
Sejumlah tokoh masyarakat menyayangkan pembangunan cukup pesat namun petugas dan pejabatnya tidak bersinergi untuk menegakkan peraturan guna menyelesaikan kemacetan rutin yang terjadi di simpang Pekan Delitua.
“Permasalan ini sudah cukup lama dan sudah banyak di ketahui publik sehingga jadi sinyalemen kalau Pekan Delitua jadi pekan semerawut,” ungkap Ismail seraya berharap agar Pj Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman turun tangan menertibkan kondisi berlarut tersebut.*** (Karjo/War)
