Perumda Air Minum Tirta Lae Nciho Kabupaten Dairi Sosialisasi Penyesuaian Tarif
SIDIKALANG: koranmedan.com
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Lae Nciho Kabupaten Dairi menyelenggarakan sosialisasi penyesuaian tarif air minum bertempat di kantor PDAM Dairi, Senin (25/11/2024).
Kegiatan dihadiri Pj. Bupati Dairi diwakili Asisten III Suasta Ginting, pengawas Perumda Tirta Lae Nciho Dairi, tokoh masyarakat Abdul Angkat, Anggota DPRD Dairi dari komisi III, Mantan Dirut PDAM Rafael Ginting, Kabag Perekonomian sekretariat daerah Pemkab Dairi Lipinus Sembiring, mewakili para pelanggan dari seluruh kecamatan dan lainnya.
Direktur Perumda Tirta Lae Nciho Kabupaten Dairi Wahlin Munte menjelaskan, dasar hukum untuk menyesuaikan tarif air adalah sesuai peraturan pemerintah nomor 122 tahun 2015 tentang Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) dan peraturan menteri dalam negeri nomor 71 tahun 2016 sebagaimana telah diubah menjadi peraturan menteri dalam negeri nomor 21 tahun 2020 tentang pedoman teknis tata cara pengaturan tarif air minum pada Perumda.
“Dalam surat keputusan gubernur Sumatera utara nomor 188. 44/360/KPTS/2024 penetapan tarif air minum badan usaha milik daerah di provinsi Sumatera Utara, menetapkan Perumda Air Minum Lae Nciho Kabupaten Dairi, tarif batas atas Rp. 10.840/M3 dan tarif batas bawah Rp. 3 229/M3,” ujarnya.
Wahlin munte juga memaparkan, faktor dasar penyesuaian tarif air adalah, selama periode tarif sejak tahun 2012 sudah terjadi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat mempengaruhi kenaikan harga-harga barang dan jasa kebutuhan Perumda Air Minum. Peningkatan biaya operasional dan pemeliharaan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok Perumda Air Minum seperti biaya bahan kimia, biaya listrik dan biaya tenaga kerja.
Sedangkan pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lae Nuaha di mana keseluruhan sistim pengoperasian full listrik mulai dari kontrol SCADA, pompa air baku, pengadukan bahan kimia, pembubuhannya dan beckwash filter serta terlayaninya Perumnas Lae Mbulan dimana keseluruhan sistim dari air baku sampai ke pelayanan menggunakan pompanisasi, sedangkan pengoperasian bangunan prasedimentasi di intake Sitiotio akan menambah penggunaan bahan kimia.
Selanjutnya persiapan transmisi di seluruh wilayah Perumda air minum kabupaten Dairi sangat rawan terhadap kerusakan yang diakibatkan bencana alam, serta kebutuhan peningkatan dan pengembangan pelayanan Perumda Air Minum yang cukup besar menyebabkan meningkatnya investasi juga sangat dibutuhkan.
“Penyesuaian tarif air minum juga untuk meningkatkan kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan pelayanan air minum kepada masyarakat pelanggan serta mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan Perumda Air Minum dalam upaya menjaga kesinambungan air minum kepada pelanggan,” kata Wahlin Munte.
Dalam sesi tanya jawab, para pelanggan menyampaikan harapannya agar kelancaran dan kualitas air minum dapat ditingkatkan. Di mana selama ini pelanggan sering mengalami air tidak lancar dan airnya juga kurang bersih.
“Kami butuh kelancaran air minum dan kualitasnya dapat di tingkatkan,” kata para pelanggan.
Menanggapi masukan yang disampikan, Wahlin Munte menyampaikan, akan terus berupaya untuk kelancaran air dan kualitas. Demikian juga para pelanggan yang belum mempunyai meteran air, seperti di Pegagan Julu Kecamatan Sumbul, Perumdaakan segera memasang meteran air tersebut.
“Kami juga berat hati untuk menaikkan tarif air minum. Namun untuk mempertahankan kelancaran Perumda Tirta Lae Nciho terpaksa harus menaikan tarif air minum. Terimakasih atas masukan dan pertanyaan dari para pelanggan. Semua masukan adalah sangat baik, namum kami pihak Perumda Lae Nciho terkendala di keterbatasan dana,” ungkap Walin Munte.
Sementara tokoh masyarakat Abdul Angkat menyarankan, degan perubahan tarif air, tentunya pihak Perumda Lae Nciho juga dapat meningkatkan kualitas air yang bagus dan lancar.
“Tadi kita sudah sama-sama mendengar penjelasan Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi bahwa pembayaran tarif air dilakukan dengan cara subsidi silang. Harapan kami ini dapat dilakukan dengan baik,” pesan Abdul Angkat.*** (mata)
