Catin di Dairi Mendapat Bimbingan Perkawinan dan Pelayanan Kesehatan
SIDIKALANG: koranmedan.com
Calon pengantin (Catin) di Kabupaten Dairi dipastikan terdaftar di KUA, rumah ibadah dan mendapat bimbingan perkawinan, serta pelayanan kesehatan untuk layak hamil.
Pelayanan kesehatan masa sebelum hamil sangatlah penting dalam mendukung penurunan AKI, AKB, dan stunting,” kata Pj. Sekda Dairi Jonny Hutasoit dalam kegiatan Forum Lintas Program/Lintas Sektor dan Umat Beragama dalam Pendampingan Catin di Kabupaten Dairi bertempat di Aula Sada Ahmo, Kamis (5/12/2024).
Pj. Sekda Dairi Jonny Hutasoit menambahkan, intervensi yang dilakukan untuk Catin yaitu pemeriksaan kesehatan, pendampingan kesehatan reproduksi, dan edukasi gizi. Ini sangat penting karena mereka merupakan calon ibu yang akan melahirkan anak dalam kondisi sehat.
Sementara kalau kekurangan gizi pada Catin dapat meningkatkan risiko melahirkan anak stunting.
“Selain pelayanan kesehatan perlu adanya bimbingan perkawinan dari kantor urusan agama, dan rumah ibadah. Dalam hal ini, peran agama sangat penting dalam memandu calon pengantin untuk menjalani hidup berkelanjutan yang bahagia dan sehat,” ungkap Pj Sekda Dairi.
Dijelaskan, laporan sampai dengan Oktober 2024, jumlah pasangan Catin terdaftar di KUA dan rumah ibadah sebanyak 1001 Catin atau sekitar 22.71% dari sasaran perkiraan pasangan Catin Kemenag. Dilaporkan ada 978 Catin mendapatkan pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, terdiri dari 492 Catin perempuan dan 487 Catin laki-laki.
Sedangkan Catin perempuan ditemukan dengan anemia sebesar 2.65%, kekurangan gizi 2.65%, Catin perempuan dengan obesitas dan hipertensi sebesar 4.07%. Seluruh Catin juga dilakukan skrining sifilis.
“Mari kita perkuat sinergitas dan kolaborasi lintas sektor dan profesi dalam upaya menurunkan AKI, AKB, dan stunting di Dairi,” ucap Jonny Hutasoit.*** (mata)
