Tanggapi Aspirasi Wartawan, Wali Kota Tanjungbalai Perintahkan Evaluasi Libatkan Inspektorat dan BKPSDM
Wali Kota Tanjungbalai saat menerima unjuk rasa terkait pengancaman wartawan online matatelinga.com, Kamis (17/4/2025).
T.BALAI: koranmedan.com
Sejumlah wartawan menamakan diri Koalisi Wartawan Anti Kekerasan melakukan unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Tanjungbalai sebagai bentuk protes atas dugaan pengancaman yang dilakukan suami oknum Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Tanjungbalai melalui media sosial terhadap wartawan media online matatelinga.com
Aksi yang dilakukan wartawan media lokal dan media nasional tersebut meminta Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara, segera mencopot oknum Kadis Perindag dari jabatannya.
Para wartawan menilai tindakan pengancaman yang dilakukan suami onkum Kadis tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kebebasan pers sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999.
“Ini bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi sudah mencoreng nama baik pemerintahan. Kami mendesak Wali Kota untuk mencopot oknum Kadis Perindag karena telah mencederai kebebasan pers dan diduga terlibat menghasut “RN” untuk melakukan pengancaman kepada wartawan,” ungkap Yan Aswika, jurnalis dari antaranews.com, Kamis (17/4/2025) di depan Kantor Wali Kota Tanjungbalai.
Menanggapi aksi tersebut, Wali kota Tanjungbalai menyatakan menghormati aspirasi yang disampaikan para wartawan dan akan memanggil inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap laporan dan bukti-bukti yang ada.
“Saya berkomitmen untuk menegakkan integritas pemerintahan dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, termasuk kebebasan pers. Setiap aduan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, saya akan panggil dinas terkait seperti Inspektorat dan BPKSDM untuk membahas persoalan ini lebih lanjut,” ujar Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara.*** (Syafrizal)
