
MEDAN (Komen) – Ketua Umum Majelis Adat dan Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Dato’ Seri H. Syamsul Arifi, SE meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat memanfaatkan ilmu yang dimiliki Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dan Dr. Dara Aisyah, M.Si, keduanya Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kabupaten Langkat dengan memanfaatkan tulang ikan sebagai residu pesisir menjadi produk kesehatan yang berguna untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Pemkab Langkat wajib merealisasikan program ini, apalagi beberapa waktu lalu Sontang dan Dara sudah bertemu jajaran Pemkab Langkat,” ujar Dato’ Syamsul saat bertemu Muhammad Sontang dan Dara Aisyah di acara resepsi nikah Aldi Aulia dan Ayu Pratiwi Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (7/11/2020).
Menurut Datuk Syamsul yang saat itu didampingi mantan Kadis Kominfo Provsu Drs. H. Eddy Syofian, MAP, produk kalsium organik dari tulang ikan yang ditemukan putra Langkat Muhammad Sontang Sihotang dan diinovasi Dara Aisyah ke berbagai produk pangan sehat sangat tepat dikembangkan Pemkab Langkat sebagai produk unggulan untuk komoditi ekspor luar negeri dan kebutuhan pasar dalam negeri.
“Kita kuatir bila ilmu Muhammad Sontang dan Dara Aisyah dibajak pihak luar negeri untuk kebutuhan industri kesehatan, Indonesia sebagai pemilik asset anak bangsa menjadi gigit jari. Sebelum itu terjadi, Pemkab Langkat harus proaktif mengajak Muhammad Sontang dan Dara Aisyah berkarya untuk kebutuhan daerah,” pinta Dato’ Syamsul yang pernah menjadi Gubernur Sumut dan Bupati Langkat.
Secara khusus Dato’ Syamsul mengundang Muhammad Sontang dan Dara Aisyah untuk datang ke rumahnya di Jalan STM Medan guna membicarakan lebih lanjut terkait industrialisasi kalsium organik dari tulang ikan. (Zul Marbun)