• Tentang Kami/ Visi Misi
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
KORAN MEDAN
  • Home
  • Berita Utama
  • Medan
  • Sumut
    • Langkat
    • Binjai
    • Karo
    • Dairi
    • Pakpak Bharat
    • Deliserdang
    • Serdang Bedagai
    • Tebingtinggi
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Tapanuli Utara
    • Humbang Hasundutan
    • Toba Samosir
    • Samosir
    • Sibolga
    • Tapanuli Tengah
    • Pulau Nias
    • Padangsidimpuan
    • Tapanuli Selatan
    • Mandailing Natal
    • Padanglawas
    • Padanglawas Utara
    • Labuhanbatu
    • Labuhanbatu Utara
    • Labuhanbatu Selatan
    • Tanjungbalai
    • Asahan
    • Batubara
  • Nasional
  • Nusantara
    • Aceh-Banda aceh
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Babel-pangkal pinang
    • Sumbar-Padang
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Jabar-Bandung
    • Babel-pangkal pinang
    • Banten-serang
    • DI Yogyakarta
    • Jatim-Surabaya
    • Bali-Denpasar
    • Kalbar-Pontianak
    • Kalteng-Palangkaraya
    • Kalsel-Banjarmasin
    • Kaltim-Samarinda
    • Kaltara-Tanjung Selor
    • Sulut-Manado
    • Gorontalo
    • Sulteng-Palu
    • Sulbar-mamuju
    • Sulsel-Makassar
    • Sulteng-Kendari
    • Maluku-Ambon
    • Malut-Sofifi
    • Papua Barat-Manokwari
  • Internasional
  • Covid-19
  • INFO KERJA
  • Universitaria
  • Lainnya
    • Agama
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Komentorial
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Budaya
    • Laporan Khusus
    • Surat Pembaca
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Medan
  • Sumut
    • Langkat
    • Binjai
    • Karo
    • Dairi
    • Pakpak Bharat
    • Deliserdang
    • Serdang Bedagai
    • Tebingtinggi
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Tapanuli Utara
    • Humbang Hasundutan
    • Toba Samosir
    • Samosir
    • Sibolga
    • Tapanuli Tengah
    • Pulau Nias
    • Padangsidimpuan
    • Tapanuli Selatan
    • Mandailing Natal
    • Padanglawas
    • Padanglawas Utara
    • Labuhanbatu
    • Labuhanbatu Utara
    • Labuhanbatu Selatan
    • Tanjungbalai
    • Asahan
    • Batubara
  • Nasional
  • Nusantara
    • Aceh-Banda aceh
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Babel-pangkal pinang
    • Sumbar-Padang
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Jabar-Bandung
    • Babel-pangkal pinang
    • Banten-serang
    • DI Yogyakarta
    • Jatim-Surabaya
    • Bali-Denpasar
    • Kalbar-Pontianak
    • Kalteng-Palangkaraya
    • Kalsel-Banjarmasin
    • Kaltim-Samarinda
    • Kaltara-Tanjung Selor
    • Sulut-Manado
    • Gorontalo
    • Sulteng-Palu
    • Sulbar-mamuju
    • Sulsel-Makassar
    • Sulteng-Kendari
    • Maluku-Ambon
    • Malut-Sofifi
    • Papua Barat-Manokwari
  • Internasional
  • Covid-19
  • INFO KERJA
  • Universitaria
  • Lainnya
    • Agama
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Komentorial
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Budaya
    • Laporan Khusus
    • Surat Pembaca
No Result
View All Result
KORAN MEDAN
No Result
View All Result
Home Covid-19

Berharap Curahan Rahmat Allah di Tengah Pandemi, Pengamal Tarekat Usulkan Zikir Akbar Virtual Nasional

komen by komen
18 December 2020
in Covid-19, Medan, Nasional, Sumut
0
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si

MEDAN (Komen) – Pengamal Tarekat Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si mengusulkan kepada Pemerintah Republik Indonesia agar menggelar Zikir Akbar Virtual Nasional di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Hal itu diusulkan Muhammad Sontang Sihotang untuk memperoleh curahan rahmat dari Allah SWT bagi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, terhindar dari segala musibah, marabahaya dan perpecahan antar anak bangsa. Sekaligus berharap agar Pandemi Covid-19 lenyap dan tuntas dari permukaan bumi.

Usulan Zikir Akbar Virtual Nasional tersebut, kata Wakil Ketua Persatuan Pengamal Tarekat Indonesia (PPTI) Provinsi Sumatera Utara itu kepada KoranMedan.Online, Jumat (18/12/2020), setelah mengkaji manfaat serta hikmah bashirah Zikir Allah bagi kehidupan seluruh alam semesta.

Dijelaskan Muhammad Sontang yang juga Dosen FMIPA Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Pembangunan Panca Budi (UnPab) Medan itu, segala sesuatu di seluruh alam semesta ini merupakan bagian dari bioenergi yang luar biasa cerdasnya. Semua orang, semua binatang, semua tumbuhan, semua bintang, semua planet, dan semua mikro organisme, betapapun kecil ataupun besarnya terbuat dari bioenergi. Semua benda yang kita lihat di sekitar kita seperti gedung, rumah, mobil, televisi, dan lain-lain sebenarnya itu hanyalah merupakan susunan bioenergi yang tercipta oleh keterbatasan alam pikiran kita.

Karena itu, kata Muhammad Sontang, jika semua benda itu diinvestigasi secara rinci dari dekat – dengan mikroskop nuklir misalnya – maka tampak jelas bahwa mereka tidaklah padat sama sekali, melainkan terdiri dari rongga-rongga yang berisi getaran bioenergi yang bergerak sedemikian rupa cepatnya sehingga “terlihat” padat oleh indera penglihatan kita dan “terasa” padat oleh indera peraba kita.

Pengertian quantum pada level bioenergi, lanjut Muhammad Sontang menunjukkan bahwa semua benda sebenarnya menyatu dan tidak terpisah. Seperti terpisahnya udara di ruang dapur atau ruang tamu dengan udara di ruang makan atau kamar tidur kita. Masing-masing ruang “terlihat” berbeda tetapi sebenarnya terbuat dari udara yang sama. Seperti juga halnya film yang tampak bergerak di layar sinema padahal sebenarnya merupakan kumpulan gambar tak bergerak yang dipaparkan secara cepat atau normalnya dalam 24 frame per detik sehingga terlihat hidup. Inilah yang disebut illusi atau kefanaan. Seperti kata Albert Einstein, “Semua kenyataan yang terlihat sesungguhnya hanyalah illusi, sebuah tipuan mata yang sangat kuat dan sulit dihapuskan”.

Melalui penggunaan kekuatan pikiran dan perasaan pezikir dengan kalimah Alloh yang diucapkan berulang-ulang, kata Muhammad Sontang, maka bioenergi yang ditimbulkannya menjadi positif dan  diharapkan dapat merubah segala sesuatu menjadi baik untuk meraih kebahagiaan lahir dan batin.

Merujuk dalil kedahsyatan zikir “Alloh”, kata Muhammad Sontang, telah pula disampaikan  Rasululloh SAW yang berguna bagi kelangsungan hidup kita di dunia. Beliau bersabda: “Selagi di dunia ini masih ada orang yang mengucapkan lafazh Alloh, maka dunia ini tidak akan kiamat”.

Lafazh Alloh yang diucapkan, kata Muhammad Sontang, diyakini menjadi sebuah bioenergi yang sangat dahsyat yang mampu menahan kehancuran dunia. “Oleh karena itulah mengapa kita yang beriman diperintahkan Alloh untuk berzikir sebanyak-banyaknya. Apakah sambil berdiri, duduk maupun berbaring. Di pagi hari maupun di sore hari seperti dalam firman Alloh dalam QS. Ali Imran/3: 41) yang artinya, “Berzikirlah menyebut Tuhanmu (Alloh) …sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu pagi dan petang hari”, paparnya.

Kemudian, lanjut Muhammad Sontang, dalam QS. Al-Baqarah/2: 152)  yang artinya menyebutkan, “Maka berzikirlah kamu kepada-Ku niscaya Aku akan ingat pula denganmu, dan bersyukurlah kepada-Ku. Janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” Selanjutnya dalam QS. Al-Ahzab/33: 35) yang artinya : “Laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir menyebut nama Alloh, Alloh telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Ditegaskan Muhammad Sontang, bagi para pengamal zikir akan selalu berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. “Sebab menurut konsep keagungan zikir, fadhilahnya dan keutamaan kalimah thayyibah Alloh… kalau diamalkan pezikir bisa membentengi dirinya.  Meraih segala apa yang diharapkan, akan lapang hidupnya serta memperoleh kebahagiaan lahir dan batin di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.

Muhammad Sontang sekaligus berharap agar para pezikir jangan sekali-kali berhenti berzikir, karena zikir menjadi bioenergi yang menguatkan bioenergi pezikir sendiri. Melalui proses zikir, pezikir telah membuka pintu untuk menyelaraskan jiwa dan raga (lahir dan batin) serta  alam semesta yang penuh dengan karunia Alloh.

Sehingga, kata Muhammad Sontang, hidup menjadi berada dalam keseimbangan karena  berjuta-juta bahkan bermiliar-miliar sel dalam tubuh saling berinteraksi dan bersinergi sehingga mencapai kondisi yang damai dan harmonis dalam diri  dengan lingkungannya serta dalam hidup dan kehidupan ini.

Nantinya, imbuh Muhammad Sontang, pezikir akan sampai pada sebuah tempat (maqom) yang sangat mulia di sisi Alloh sebelum para ilmuwan sampai ke sana. Pezikir telah sampai terlebih dahulu dan tinggal meminta izin untuk mengambil apa yang menjadi keinginan. 

“Hal demikian ini sebagaimana dikatakan Rasululloh Sollollohu ‘Alaihi Wa Sallam (SAW) dalam sabdanya yang artinya, “Telah sampai lebih dahulu al-mufarridun, yaitu laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir,” pungkas Muhammad Sontang seraya berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga kiranya mau berinisiatif menggelar Zikir Akbar Virtual menuju Sumut bermartabat.*** (Zul Marbun)

komen

komen

Browse Dengan Kategori Berita

  • Aceh-Banda aceh
  • Advertorial
  • Agama
  • Asahan
  • Bali-Denpasar
  • Banten-serang
  • Batubara
  • Bengkulu
  • Berita Utama
  • Binjai
  • Budaya
  • Covid-19
  • Dairi
  • Deliserdang
  • DI Yogyakarta
  • DKI Jakarta
  • Humbang Hasundutan
  • Internasional
  • Jabar-Bandung
  • Jambi
  • Jateng-semarang
  • Jatim-Surabaya
  • Kalbar-Pontianak
  • Kalsel-Banjarmasin
  • Kaltara-Tanjung Selor
  • Kalteng-Palangkaraya
  • Kaltim-Samarinda
  • Karo
  • Kepri-Tanjungpinang
  • Kesehatan
  • KO VIDEO
  • Komentorial
  • Kuliner
  • Labuhanbatu
  • Labuhanbatu Selatan
  • Labuhanbatu Utara
  • Lampung
  • Langkat
  • Laporan Khusus
  • Maluku-Ambon
  • Mandailing Natal
  • Medan
  • Nasional
  • NTB-Mataram
  • NTT-Kupang
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Padanglawas
  • Padanglawas Utara
  • Padangsidimpuan
  • Pakpak Bharat
  • Papua Barat-Manokwari
  • Papua-Jayapura
  • Pematang Siantar
  • Pendidikan
  • Pulau Nias
  • Riau-Pekanbaru
  • Samosir
  • Serdang Bedagai
  • Sibolga
  • Simalungun
  • Sulsel-Makassar
  • Sulteng-Kendari
  • Sulut-Manado
  • Sumbar-Padang
  • Sumsel-Palembang
  • Sumut
  • Surat Pembaca
  • Tanjungbalai
  • Tapanuli Selatan
  • Tapanuli Tengah
  • Tapanuli Utara
  • Tebingtinggi
  • Teknologi
  • Toba Samosir
  • Uncategorized
  • Universitaria
  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KORANMEDAN

No Result
View All Result

© 2025 KORANMEDAN