
MEDAN (Koranmedan.Online) – Keluarga Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) menggelar Zikir dan Tahlilan atas wafatnya ulama Syeikh Ali Jabir dan tokoh Melayu Medan Utara Kota Medan H.Razali Oyong (orangtua Wakil Walikota Medan terpilih 2020-2024) Aulia Rachman) serta tokoh wanita Melayu Hj. Adelina di Kantor PB MABMI Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis malam (14/2/2021).
Syeikh Ali Jabir meninggal dunia, Kamis (14/1/2021) karena ajal dan komplikasi dampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), H. Razali Oyong, Rabu (13/1/2021) dan Hj. Adelina Rabu (13/1/2021).
Zikir bersama diawali pembacaan tahtim dipimpin Abdul Wahab, tahlil dipimpin H. Syarifuddin Elhayat dan do’a dipimpin ustadz H. Sakhira Zandi.
Ustadz H. Sakhira Zandi dalam tausyiahnya mengajak untuk mengambil i’tibar dari peristiwa kematian dengan senantiasa meningkatkan iman, taqwa dan ibadah serta berbuat baik dan selalu menebarkan kebaikan di dunia ini.
Biasanya penyesalan itu datangnya terlambat/belakangan sehingga Allah SWT dalam Alqur’an (surat Almunafiqun ayat 10) mengingatkan bahwa ketika ruh mau dicabut, maka manusia itu minta tolong untuk menunda ruhnya dicabut agar diberi kesempatan dapat beribadah dan beramal shalih.
Oleh karenanya, ustadz Syakira Zandi mengingatkan agar tidak meninggalkan ibadah dan berbuat baik selagi hidup. Sebab, nyawa kita setiap saat bisa dicabut Allah.
Ketua Umum PB MABMI Dato Seri H. Syamsul Arifin,SE mengatakan, kita kehilangan ulama besar Syeikh Ali Jabir yang mengalami komplikasi dampak Covid-19 dan tokoh Melayu Kota Medan (Penasehat PD MABMI Medan) H. Razali Oyong.
Selaku orang yang beragama, peristiwa kematian bukanlah untuk disesali dan ditangisi tapi sabar, tawakkal dan dapat dijadikan atau diambil hikmahnya.
Justru itu, mari kita tingkatkan iman, taqwa dan ibadah kita. Selalu berbuat kebaikan, memperkuat silaturrahmi dan persaudaraan sebagai wujud dari hablumminallah, hablumminannas.
“Keluarga Besar MABMI harus mewujudkan kebersamaan dan kekeluargaan dalam situasi apapun,” ujar Dato’ Seri.
Dato’ Seri juga mengingat keluarga besar MABMI dan masyarakat tidak sepele dengan Covid-19. Laksanakanlah protokol kesehatan “memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan”. Dan tak lupa tetap berdo’a agar Covid-19 hilang dari permukaan bumi.
Sementara Sekretaris Umum PB MABMI H. Milhan Yusuf menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar MABMI dalam acara doa bersama untuk almarhum Syeikh Ali Jabir, H. Razali Oyong dan Hj. Adelina.
Tentunya doa bersama ini kita lakukan juga terhadap keluarga besar MABMI manakala ada yang tertimpa musibah. “Tidak hanya kita bersama dalam suka cita tapi juga dalam duka cita,” kata Milhan.
Beberapa waktu lalu, MABMI juga melaksanakan tahlilan , 7 hari, 40 hari wafatnya Sekretaris Umum PB MABMI alm. Dr. Muhammad Takari, mantan Sekretaris Umum PB MABMI alm. H. Anjar Amri, mantan Ketua Harian PB MABMI alm. HT. Yose Rizal, di Kantor PB MABMI, Ketua PW MABMI Sumsel Kemas Muhdi Abubakar, dan lainnya. *** (Rel/Zul Marbun)
Ketua Umum PB MABMI Dato Seri H. Syamsul Arifin, Sekretaris Umum H. Milhan Yusuf, Sekretaris Syahril Tambuse menghadiri tahlil di Kantor PB MABMI Jl.Brigjen Katamso Medan.
