
Pantai Fodo Kota Gunungsitoli.
Gunungsitoli (Koranmedan.Online) – Kota Gunungsitoli sebagai kota utama di kepulauan Nias ternyata menyimpan pesona wisata yang sayang dilewatkan bila berkunjung ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Betapa tidak, kota yang berada persis di tepi pantai ini sungguh memiliki beragam potensi wisata.
Tak heran jika Pemerintah Kota Gunungsitoli itu telah menyiapkan 17 destinasi wisata andalan untuk dikunjungi wisatawan. Baik yang sudah lama dibuka, maupun yang baru diperkenalkan.
“Kami memiliki destinasi wisata baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Kota Gunungsitoli saat ini memiliki 17 destinasi yang bisa menjadi inspirasi,” tutur Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli Meiman Harefa kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Dari 17 obyek wisata yang terdapat di Kota Gunungsitoli tersebut beberapa diantaranya sebagai berikut:
Taman Ya’ahowu
Berlokasi tepat di Pusat Kota Gunungsitoli, taman ini dulu merupakan timbunan puing-puing bangunan saat gempa melanda Kepulauan Nias pada 2005. Namun kini, Taman Ya’ahowu menjadi pusat rekreasi warga Gunungsitoli.
Museum Pusaka Nias
Sesuai namanya, museum ini merupakan tempat disimpannya ribuan benda dan sejarah budaya di Kepulauan Nias. Tak hanya itu, museum ini juga menyimpan tanaman-tanaman obat tradisional dan sejumlah hewan endemik Nias.
Pantai Miga
Pantai yang berada di Desa Miga ini terletak tak jauh dari Gunungsitoli. Anda bisa bermain pasir, dan menikmati panorama matahari terbit.
Mesin Pencetakan Uang Nias
Pada masa Agresi Militer Belanda I, Nias pernah memiliki alat pencetakan uang sebagai alat pembayaran yang sah, diberi nama Oeang Republik Indonesia Nias (ORIN). Kala itu Bupati Nias dijabat oleh P R Telaumbanua dan pernah menjadi Gubernur Sumatera Utara. Mesin ini berada di Desa Onowaembo.
Goa Tögindrawa
Goa ini terletak di Gunungsitoli Barat. Ada 5 goa dengan empat mulut yang memanjang dari arah selatan ke utara. Mulut gua menghadap ke timur dan tenggara dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi atap yang berbeda-beda.
Dengan gabungan formasi stalaktit dan stalagmit, dinding goa ini begitu kuat. Konon, kata masyarakat sekitar, goa ini memiliki lorong yang tembus ke Goa Laowömaru di Desa Fodo yang berjarak sekitar 12 km dari Goa Tögindrawa.
Pantai Laowomaru
Masih di Desa Fodo, Pantai Laowomaru memiliki bibir panjang dan gugusan batu karang yang tersusun indah. Tak jauh dari pantai ini terdapat gua yang konon dihuni oleh seorang pemuda kuat dan sakti, yang bercita-cita menyatukan daratan Kepulauan Nias dengan dataran Sumatera.
Muara Indah
Berada di Kecamatan Gunungsitoli Utara, kawasan wisata ini menyerupai danau dengan hamparan tanaman bakau di sekelilingnya. Bila berada di tengah danaunya, Anda akan merasakan ketenangan.
Pantai Hoya
Pantai Hoya berada di Kecamatan Gunungsitoli Utara. Pantai ini juga sering disebut kembaran dari Pantai Kuta dengan garis pantai kurang lebih sepanjang 1.500 meter dan di sepanjang pantai berjejer indah mempesona ratusan pohon pinus.
Muara Indah
Juga berada di Kecamatan Gunungsitoli Utara, kawasan wisata ini menyerupai danau dengan hamparan tanaman bakau di sekelilingnya. Bila berada di tengah danaunya, Anda akan merasakan ketenangan.
Air Terjun Humogo
Air terjun ini terletak di Desa Onowaembo, dengan ketinggian 8 meter, lebar 4 meter, dan bertingkat-tingkat. Menurut beberapa pengunjung, berendam di air terjun ini serasa menikmati terapi alam.
Air Terjun Baho Ndra
Air terjun setinggi 10 meter dan lebar 5 meter ini memiliki telaga sedalam dua meter di bagian bawahnya. Air terjun Baho Ndra di Gunungsitoli Idanoi selalu ramai pada akhir pekan.
Situs Batu Megalitik
Situs batu yang masih terjaga hingga kini, merupakan bukti bahwa Gunungsitoli pernah berada di Zaman Batu. Situs ini terletak di Desa Onowaembo, Gunungsitoli Idanoi.*** (F. Harefa)