
Hardian Cahyadi di tengah mitra kerja.
Medan (Koranmedan.Online) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf baru-baru ini mengumumkan hasil asessmen seleksi terbuka Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana (BP) Otorita Danau Toba.
Tinggal 6 nama tersisa, di antaranya ada nama Tengku Hardian Cahyadi, ST, M.Ec.Dev (Manager of Investment Division PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, perusahaan konstruksi konsorsium BUMN), Camat Wampu Kabupaten Langkat Syamsul Adha, Harry Patria dari PT Berdikari (BUMN bergerak di bidang perternakan), Sanco Simanullang (Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sibolga), Hamonangan Girsang (Konsultan), dan Jimmy Bernando Panjaitan (PT Oracle Indonesia).
Dari ke-6 nama tersebut berbagai kalangan berharap Hardian Cahyadi dapat terpilih menjadi Dirut BP Otorita Danau Toba mempertimbangkan kemampuannya yang cemerlang dalam skill teknik termasuk menggalang investasi guna memajukan Danau Toba sebagai kawasan pariwisata prioritas nasional.
Dukungan atas kemampuan itu salah satunya datang dari Komunitas Pencinta Kesehatan Lingkungan dan Pariwisata bernama Go Eco Health Tourism disingkat GEHT yang berkedudukan di Kota Medan, Sumatera Utara.
Menurut Ketua Go Eco Health Tourism (GEHT) Dr. T. Yohanita Sp THT – KL didampingi Sekretaris Azharuddin, SP, MM, IALI (ahli Arsitek Lanskap), Tim Ahli Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga ahli Inovasi Teknologi Produk Pesisir dan Kesadaran Rohani Metafisika Tasawuf, serta Dra. Dara Aisyah, M.Si, PhD ahli Evaluasi Kinerja Program Pemerintah dan Pembangunan Masyarakat, menanggapi bursa pencalonan Direktur Utama BP Otorita Danau Toba tersebut di Medan, Rabu (24/2/2021).
Menurut mereka, Hardian Cahyadi merupakan tipikal anak muda yang energik, inovatif, kreatif dan visioner. Pada usianya yang masih muda 36 tahun, sudah menjabat sebagai Manajer Divisi Investasi pada salah satu Perusahaan terkemuka nasional yaitu PT. Citra Marga Nusaphala Persada, Tbk (konsorsium BUMN), dan sudah memiliki berbagai pengalaman dalam pengembangan kawasan wilayah terutama perencanaan dan pengembangan jalan tol di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Soreang-Pasir Koja di Bandung, Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Jawa Barat dan Jawa tengah, termasuk Jalan Tol dalam Kota Medan yang saat ini dalam tahap studi kelayakan.
Melihat kepiawaian beliau, kata Dr. Yohanita, sangat tepat Tengku Hardian Cahyadi didudukkan sebagai Direktur Utama BP Otorita Danau Toba. “Insha Allah di bawah kepemimpinan beliau, Pariwisata Danau Toba akan maju pesat dan bisa mengoptimalkan para investor yang akan masuk dengan kemampuan beliau dalam berkoordinasi, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta dengan para calon investor internasional sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah serta meningkatkan ekonomi kerakyatan di tengah suasana maupun pasca Covid-19,” papar Yohanita. ***(Zul Marbun)
