
Achir Lubis sedang meninjau Ladang Edukasi Sei Mencirim.
DELISERDANG (Koranmedan.Online) – Ketua Pusat Pendidikan Pelatihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Pusdiklat Iptek) Lebah Madu Sekolah Bina Bersaudara Titikuning Medan Drs. M. Achir Lubis beserta tim, Ahad (28/2/2021) meninjau Ladang Edukasi berlokasi di Jalan Jati Pasar IV Gg. Harjo, Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Kunjungan dimaksudkan untuk berbagi ilmu tentang Iptek perlebahan guna menambah materi Ladang Edukasi yang selama ini lebih fokus pada kegiatan outbound, pengenalan olahraga berkuda dan memanah. Kunjungan disambut owner Ladang Edukasi, Hendra yang juga Pengurus Muhammadiyah Ranting Sei Mencirim.
Di kesempatan itu, Achir Lubis berkenan menjelaskan tentang manfaat dan multifungsi pohon Kaliandra merah untuk menambah wahana Ladang Edukasi.
Dijelaskannya, Ladang Edukasi perlu terlebih dahulu menanam pohon kaliandra merah di sekeliling perladangan. Selain menjadi pakan pavorit lebah madu setelah berbunga, Kaliandra dapat pula menjadi sarana belajar, juga bisa dikembangkan menjadi wisata petik madu seperti yang sudah ada di Kota Batu Malang, Jawa Timur.
Dengan menanam pohon Kaliandra, kata Achir Lubis, banyak manfaat yang bisa diperoleh. Pertama, pohon Kaliandra mampu menyuburkan tanah, kedua, daunnya menjadi makanan kambing dan lembu, sedangkan batangnya menjadi kayu bakar api biru.
Lebih prospek lagi, kata Achir Lubis, pohon Kaliandra setelah berbunga menjadi pakan sepanjang tahun untuk budidaya lebah madu dan setiap bulan bisa panen madu nectar bunga Kaliandra yang bila dijual ke pasar laku seharga Rp 200 ribu per kilogram.
“Selain itu, dengan keberadaan ternak lebah di perladangan mampu mengusir hama yang selama ini merusak tanaman, bahkan sengat lebah bisa dimanfaatkan sebagai terapi pengobatan berbagai penyakit,” papar Achir Lubis seraya menyebutkan tentang keberadaan dan manfaat lebah madu ini tercantum sangat terang di Al-Qur’an Surat An-Nahal ayat 68-69, “Namun sangat disayangkan tidak banyak orang mau menekuninya,” pungkas Achir Lubis yang juga Pembina Apiari Pramuka bersertifikat Kwartir Nasional.*** (Zul Marbun)
