
Jakarta (Koranmedan.Online) – Tahap pertama vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang menyasar tenaga kesehatan sudah mencapai lebih 70 persen dan belum ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius. Kini, pemerintah segera memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang akan diberikan kepada petugas Pelayanan Publik serta kelompok masyarakat lanjut usia 60 tahun ke atas.
Maxi Rein Rondonuwu, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan mengungkapkan program vaksinasi tahap kedua ini akan berlangsung mulai tanggal 17 atau minggu ketiga Februari 2021 dan ditargetkan dapat selesai Mei 2021. “Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai lebih dari 38 juta orang terdiri dari 21 juta lansia dan hampir 17 juta petugas pelayanan publik,” ujarnya, Senin (15/2/2021).
Dikutip dari Covid19.go.id, kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi, sehingga sangat rentan tertular dan menularkan virus Covid-19.
Di tahap kedua ini, guru termasuk prioritas demi membantu murid-murid yang tidak dapat belajar virtual karena sejumlah keterbatasan. Kemudian jajaran TNI dan Polri, serta petugas keamanan karena memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan proses tracing untuk menurunkan laju penyebaran Covid-19. Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan petugas transportasi publik dan pedagang pasar.
Vaksinasi memiliki manfaat yang jauh lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan. “Namun perlu diingat bahwa meskipun telah divaksinasi harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak),” kata Maxi Rein Rondonuwu. *** (Ayu Ratna)
