
Team BPBD Provinsi Sumut dipimpin M. Mahfullah Pratama Daulay, SSTP, MAP melakukan peninjauan dan survey lokasi pasca banjir di sejumlah titik yang melanda Kabupaten Padanglawas.
Palas (Koranmedan.Online) – Team BPBD Provinsi Sumut turun ke lokasi pasca bencana banjir di Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang melanda lima kecamatan di wilayah kabupaten tersebut, Minggu (28/9/3/2021).
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP, M.AP didampingi jajaran BPBD Sumut dan personil Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana melihat langsung kondisi bencana banjir yang merusak sarana prasarana jalan umum serta pemukiman warga.
Kunjungan survey sekaligus mendata kerusakan yang diakibatkan dampak banjir di Kecamatan Sosopan, Kecamatan Barumun Baru, Kecamatan Sosa, Kecamatan Ulu Sosa, dan Kecamatan Ulu Barumun.
“Gubernur Sumut memerintah BPBD Provinsi Sumut untuk meninjau banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Palas yang telah merendam pemukiman warga ,” kata Mahfullah, Senin (29/3/2021) usai berkordinasi dengan Bupati Padanglawas H. Ali Sutan Harahap (TSO).
Hasil peninjauan di lokasi, sejumlah sarana fasilitas infrastruktur umum rusak khususnya di Jalinsum Sosopan dan pemukiman serta lahan persawahaan masyarakat luluh lantak disapu banjir hanya tersisa lumpur dan onggakan tumpukan kayu.
Pihak BPBD Provinsi Sumut mengapresiasi Pemkab Padanglawas serta Forkopimda yang bergerak mengatasi banjir yang melanda pemukiman dan merendam sekitar 800 rumah warga di lima kecamatan tersebut.
“Kita telah berkoordinasi dengan Bupati Padanglawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) untuk penangganan banjir dan perencanaan desain untuk pembangunan. Bronjong di aliran sungai Barumun yang terdapat patahan disejumlah titik sehingga meluap,”terang Mahfullah Pratama.
Kata Mahfullah Pratama, pihaknya sudah melakukan survey apa saja bahan dan alat yang dibutuhkan. Salah satunya tangki air bersih dan pengelolaan sumber air. Hal ini akan kami sampaikan langsung ke Gubsu H. Edy Rahmayadi untuk ditindak lanjuti ke pemerintah pusat.
Kewenangan pemerintah Provinsi Sumut terhadap sarana dan prasarana yang rusak akan segera dilaporkan.
“Harapan kita kedepan, Kabupaten Padanglawas terus berkembang pesat dan masyarakat sejahtera,”sebutnya.
Dari hasil peninjauan dan survey di lokasi 5 kecamatan yang terkena bencana banjir seperti di Desa Ulim dan Aek Bargot terdapat patahan jembatan yang longsor sehingga terputusnya akses jalan ke wilayah tersebut.
Ia menambahkan, dengan peninjauan ini, “Kedepan kita sudah dapat mengetahui dan memahami potret kerawanan bencana didaerah Kabupaten Padanglawas,” sebutnya.
Untuk diketahui, tambah Mahfullah, Sungai Barumun menjadi sumber air bendungan untuk swasembada pertanian yang luas mencapai 8.000 hektar sehingga di sejumlah titik patahan akan dibangun bronjong agar dapat menahan banjir jika sungai meluap.
“Upaya BPBD Sumut secara langsung telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut untuk perbaikan jembatan yang putus di Kecamatan Sosopan,” pungkasnya. *** (ISN)
