
Tanjungbalai (Koranmedan.Online) – Menjalankan program Polisi Rindu Masyarakat (PRM) Polres Tanjungbalai mengunjungi pendeta di Mes Pastori Gereja Methodist Indonesia El-Nathan Jalan Sudirman No.55, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai. Selasa (30/03/2021).
Kegiatan tersebut langsung dipimpin Kapolres Kota Tanjungbalai AKBP. Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Tanjungbalai Kompol H. Jumanto, SH., M.H. dan Kasat Intelkam Polres Tanjungbalai AKP. J.F. Simanjuntak, serta beberapa personil kepolisian lainnya.
Dalam kunjungannya, Kapolres Tanjungbalai menyampaikan pesan Kamtibmas kepada para pendeta diantaranya, Pendeta Abdi Perangin-rangin (Pdt.Methodist), Pdt. Hotbin Sitanggang (Pdt.HKBP) dan Pdt. E.S.P Samosir (Pdt.GKPI). “Tujuan kami ialah bersilaturahmi serta membantu kegiatan peribadatan agar berjalan lancar dan aman, dengan menyiapkan pengamanan yang optimal,” jelas Kapolres.
Ia melanjutkan, agar masyarakat tidak mudah terpancing pasca kejadian bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar, “Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi atas kejadian-kejadian yang ada diluar daerah sehingga mengakibatkan munculnya masalah baru, serahkan semua kepada pihak berwajib”. imbaunya.
Selain itu, dihadapan para pendeta, Kapolres juga tidak lupa menyampaikan lima pesan Kamtibmas yang akan disampaikan kepada jemaat melalui khotbah mereka diantaranya jauhi Narkoba dan paham radikal, patuhi peraturan lalu lintas, bijaklah bermedia sosial, serta senantiasa menjalin dan menjaga kerukunan antar umat beragama.
Pendeta. Abdi Perangin-angin (Pdt.Methodist) Kota Tanjungbalai mewakili para pendeta mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tanjungbalai beserta jajaran atas kunjungannya, “Kami bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan bapak Kapolres, dengan adanya kegiatan ini kami siap menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jemaat geraja,” jelas Pdt. Abdi.
Ia juga menambahkan, bahwa para pemuda gereja siap membantu pihak kepolisian di setiap kegiatan ibadah gereja, “Untuk kejadian di Makassar kami sudah melaksanakan doa bersama di seluruh gereja, dan juga pemuda gereja siap bersinergi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan gereja,” pungkasnya.
Kegiatan program polisi rindu masyarakat tersebut berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai salah satu cara memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Kapolres Tanjungbalai di akhir kegiatan memberikan bantuan sosial (Bansos) berupa 3 (tiga) Karung Beras 30 Kg kepada para pendeta.*** (Nazmi Hidayat S)
