
Ny. Romy Mariani.
Sidikalang (Koranmedan.Online) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani didaulat menjadi Pembicara dalam kegiatan manajemen keuangan rumah tangga yang diadakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidikalang, Selasa (16/03/2021) secara virtual.
Turut hadir Kepala KPPN Sidikalang Nova Juliana Sianturi, Narasumber dari penulis buku Keluarga Muslim Cerdas Yuria Pratiwhi Cleopatra, Anggota PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Karo.
Ny Romy Mariani mengatakan, ada tiga hal utama dalam pengelolaan keuangan rumah tangga yakni input, proses dan output. Input sebagai yang menjadi sumber keuangan dari keluarga. Zaman dahulu suamilah yang menjadi penghasil uang dalam keluarga. Namun, dalam perkembangannya, perempuan semakin banyak mendapat kesempatan untuk berperan di berbagai sektor dan menjadi tonggak pendukung ekonomi keluarga, ungkapnya.
“Saat ini banyak sekali perempuan yang menduduki jabatan penting di pemerintahan maupun dunia usaha. Perempuan memiliki bakat memimpin yang lebih baik jika dibandingkan dengan laki-laki. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena perempuan memiliki kemampuan mendengar yang baik, lebih cermat dalam memperhatikan resiko yang timbul dari setiap keputusan.
Kedua dalam menata keuangan rumah tangga, yakni proses dalam merancang peruntukan uang penghasilan tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah antara kebutuhan versus keinginan. Dalam proses tersebut sangat diperlukan komunikasi antara suami dan istri untuk menentukan berapa persen alokasi antara kebutuhan utama sehari-hari vs tabungan atau investasi.
Disebutkan, beberapa konsultan keuangan menyarankan dari 100 % penghasilan disisihkan 10 -20 % untuk tabungan.Yang perlu diingat dalam hal ini adalah tujuan perancangan keuangan rumah tangga ini adalah untuk kebahagian keluarga agar tidak menemukan masalah keuangan di kemudian hari, jelasnya.
Ketiga adalah Output yakni penggunan uang penghasilan dalam rumah tangga seperti untuk kebutuhan utama (Prioritas) yakni belanja dapur, listrik ,gas uang sekolah anak. Kebutuhan lainnya adalah emergency yakni keadaan yang diluar kontrol kita seperti kecelakaan, kesehatan, kematian. Untuk kesehatan pergunakan layanan BPJS yang sangat murah preminya karena mendapatkan subsidi dari pemerintah atau asuransi swasta seperti asuransi jiwa, kesehatan dan kecelakaan di sarankan agar membeli asuransi itu sedini mungkin saat usia muda agar premi/iuran murah,” pungkasnya. *** (mata)
