
Tanjungbalai (Koranmedan.Online) – Rumah Peradaban Kota Tanjungbalai menggelar diskusi dan dialog interaktif (Dilalog Publik) tentang Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungbalai, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungbalai, serta beberapa organisasi relawan Narkoba, di Simple Coffee, Jalan Alteri, Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai Senin, (29/3/2021) malam.
Dalam sambutannya sebagai penyelenggara kegiatan sekaligus Founder Rumah Peradaban Abdillah Fahmiza Nasution mengatakan, Kota Tanjungbalai sangat rawan terhadap peredaran Narkoba, maka tema yang di usung dalam dialog ini ialah “Ikhtiar Pemuda Melawan Narkoba” dengan menghadirkan AKBP. Magdalena Sirait (Kepala BNNK Tanjungbalai) dan Dahman Sirait, S.H. (Anggota DPRD Kota Tanjungbalai) sebagai narasumber.
Mengingat Kota Tanjungbalai memiliki luas wilayah lebih kurang 62 kilometer persegi serta berbatasan langsung dengan Selat Malaka yang hanya beberapa jam saja sudah bisa sampai ke Malaysia melalui Pelabuhan Port Klang, merupakan akses yang sangat mudah bagi para sindikat Narkoba dalam melakukan pengiriman barang haram tersebut melalui sungai-sungai kecil di sepanjang Kota Tanjungbalai dan Asahan.
Dalam pemaparannya AKBP. Magdalena Sirait, mengajak kepada seluruh peserta agar menjadi pelopor dalam hal memerangi Narkoba dengan cara mencegah dari ruang lingkup terkecil yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas.
“Saya berharap agar kita semua dapat menjadi pelopor pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba apapun jenisnya, mengingat banyaknya peredaran Narkoba yang menyerang generasi muda,” kata Magdalena.
Sementara Dahman Sirait, SH mengatakan, DPRD Tanjungbalai sangat mendukung pemberantasan Narkoba di Kota Tanjungbalai agar generasi muda terhindar dari bahaya Narkoba.
“DPRD Kota Tanjungbalai mendukung penuh pemberantasan Narkoba di Tanjungbalai agar generasi muda di kota ini tidak hancur akibat barang haram tersebut. Kegiatan dialog ini merupakan langkah baik bersama BNNK Tanjungbalai, dan diharapkan dapat merangkul kaum milenial menjadi pelopor pencegahan terhadap peredaran penyalahgunaan Narkoba di kota ini,” pungkas Dahman.
Acara berlangsung hangat dengan sesi tanya jawab mengenai permasalahan Narkoba di Kota Tanjungbalai. *** (Nazmi Hidayat S)
