
Faogomano Harefa, SE– Fasilitator UKM Indonesia / LUNAS Kota Gunungsitoli.
Gunungsitoli (Koranmedan.Online.) – Aktivitas jual beli online makin marak dengan adanya situasi pandemi Covid-19 yang mana mengharuskan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sehingga secara otomatis transaksi jual beli berpindah ataupun terfokus ke media e-commerce. Media e-commerce ataupun penggunaan platform digital dalam bertransaksi semakin memudahkan penjual dan pembeli di era new normal sebab lebih cepat, praktis, dan meminimalisasi temu fisik. Media ecommerce juga dipandang sebagai terobosan untuk tetap menghidupkan perekonomian dan daya beli masyarakat. Pusat-pusat perekonomian atau pun perdagangan nyaris tidak ada yang tidak berurusan dengan platform digital dalam hal jual beli termasuk pasar rakyat (dulu dikenaldengan istilah pasar tradisional).
Melihat kondisi yang seperti ini, ukmindonesia.id – LPEM FEB UI dan WhatsApp serta Tumbu Accelerator menyelenggarakan Program Pelatihan Pedagang Pasar Tradisional Tapi Modern (TTM) dengan tujuan untuk untuk membekali pedagang pasar desa (Pasar Tradisional) dengan keterampilan dasar digital berupa optimalisasi fungsi aplikasi WhatsApp Business sebagai media penjualan online (chat Commerce) dan penelitian eksperimental terkait adopsi teknologi digital pedagang pasar tradisional.
Di Kota Gunungsitoli, fasilitator ukmindonesia.id, bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli, Cq Bidang Perdagangan, Bidang Koperasi dan UKM Kota Gunungsitoli menyelenggarakan Pasar JuWAra (Program Pendampingan Digitalisasi Pasar Tradisional bersama Whatsapp di 3 (Tiga) Pasar Kecamatan yang berada di Kota Gunungsitoli yaitu :
1. Pasar Nou Gunungsitoli, 5-6 April 2021
2. Pasar Beringin Kecamatan Gunungsitoli, 7-8 April 2021
3. Pasar Rakyat Kecamatan Gunungsitoli Utara, 10-12 April 2021.
Pada pelatihan melalui penyuluhan dan pendampingan ini, fasilitator dari ukmindonesia.id membekali para peserta (pedagang pasar tradisional) dengan keterampilan dasar digital berupa optimalisasi fungsi aplikasi WhatsApp Business sebagai media penjualan online (chat Commerce) dan optimalisasi penggunaan smartphone mereka.
Beberapa keunggulan dari WA Business adalah dapat dibuat dengan nomor telephone1 rumah, serta memiliki beberapa fitur bisnis seperti :
1. menu informasi profil yang lebih lengkap
2. katalog (s.d. 500 produk)
3. keranjang belanja
4. label chat dan label kontak
5. tautan ke media sosial (Instagram dan facebook)
6. fitur chat (salam, balas cepat dan pesan diluar jam kerja).
Pelatihan ini juga memberikan kesadaran bahwa pintu rejeki ada digenggaman, sehingga para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan smartphonenya selain sebagai alat komunikasi juga sebagai alat untuk meningkatkan pemasaran dan pendapatan dengan optimalisasi media digital.***
(Faogomano Harefa, SE– Fasilitator UKM Indonesia / LUNAS Kota Gunungsitoli Pasar Rakyat Gunungsitoli Utara, Pasar Nou, dan Pasar Beringin).
