
Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi di Hotel Niagara Parapat, Senin (12/4/2021).
Toba (Koranmedan.Online) – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, M.Si mengatakan secara tegas bahwa ia telah membicarakan perihal Keramba Jaring Apung(KJA) dan Galian C yang masih marak di perairan Danau Toba dengan pihak Kapolres Toba.
“Udah kita bahas sama Kapolres, jadi langsung aja tanya sama kapolresnya. Enggak boleh ada galian C ya,” ujar Kapolda Sumut saat ditanya wartawan usai acara peresmian kantor polisi pariwisata di Ajibata, Kabupaten Toba,, Senin (12/4/2021).
“Kalian jaga itu ya, tanya langsung kepada Kapolres. Kalau enggak bisa, baru tanya saya,” sambungnya dengan tegas sambil menaiki mobil. Ia bersama rombongan langsung berangkat dan berlalu.
Terkait perhatian khusus seputar KJA dan Galian C ini sudah diperbincangkan oleh Kapolda, Gubernur, Kasdam sebagai perwakilan Pangdam dan sejumlah Bupati yang ada di kawasan Danau Toba. Hal ini juga dibenarkan oleh Kadisbudpar Provinsi Sumatera Utara Ria Novida Telaumbenua.
“Ia, hal itu tadi dibicarakan saat pertemuan internal tadi. Dan masing-masing bupati dan pihak kepolisian yang hadir di situ mendengar itu. Itu memang dibahas,” kata Kadisbudpar Provsu Ria N Telaumbenua.
Selain terkait galian C dan KJA di perairan Danau Toba, Kapolda sumut Irjen Pol Drs.R.Z. Panca Putra Simanjuntak juga menegaskan jaminan keamanan bagi wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara saat berkunjung ke kawasan Danau Toba.
Ia juga sangat yakin bahwa peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke kawasan Danau Toba dipengaruhi oleh keterjaminan keamanan tersebut.
“Kalau kita bisa berikan jaminan keamanan, maka efeknya adalah wisatawan akan semakin meningkat di wilayah kita ini karena salah satu persyaratan yang diberikan oleh wisatawan mancanegara adalah masalah jaminan keamanan,” ujar Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat berada di areal Kantor Polisi Pariwisata di Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.
Bersama Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut mengunjungi seputaran Kantor Polisi Pariwisata yang berada di Desa Pardomuan, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba setelah melakukan rapat tertutup di Hotel Niagara Parapat.
Kembali, ia tegaskan rasa aman bagi para wisatawan merupakan program utama dengan hadirnya kantor polisi pariwisata tersebut.
“Kesempatan ini, kita resmikan Mako Polisi Pariwisata yang akan memberi rasa aman pada masyarakat wisata dalam mendukung program prioritas kawasan destinasi super prioritas Danau Toba,” sambungnya.
“Walaupun ini markas komando polisi pariwisata tetapi untuk mendukung pengamanan dan menjamin rasa aman yang merupakan bagian dari program Pak Kapolri yaitu bagaimana mewujudkan polisi yang presisi,” lanjutnya.
“Dimana salah satunya, Polri menjamin rasa aman dalam mendukung program prioritas nasional. Salah satunya, mendukung destinasi pariwisata super prioritas dari lima yang salah satunya Danau Toba ini,”
Ia juga menyampaikan bahwa hal tersebut adalah bagian dari responsif dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Utara untuk mewujudkan Polri Presisi dan bahwa program pemerintah terkait dengan kawasan super prioritas Danau Toba, itu bisa kita beri jaminan keamanannya.
“Untuk itu, kita resmikan penggunaan markas unit polisi pariwisata yang dilengkapi dengan unit kepolisian perairan dan udara yang ada di kawasan Danau Toba,” tuturnya.
Dengan demikian, ia berharap Danau Toba yang kenyamanan dan keamanannya terjamin sanggup mendukung peningkatan jumlah wisatawan.
“Mudah-mudahan dengan keberadaan unit polisi pariwisata ditempat ini benar-benar bisa mendukung, tidak hanya untuk wisatawan yang ada di Parapat, tetapi wisatawan sekitar Danau Toba yang ada di 7 Kabupaten,” lanjutnya.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. *** (DNM)
