Ketum PWI Pusat Atal S. Depari: Dokumentasi Museum Pers Harus Dilestarikan dan Butuh Perhatian Pemerintah

Ketua Umum PWI Pusat Atal S.Depari bersama isteri dan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh mendengar penjelasan Ketua Museum Perjuangan Pers, Drs. H. Muhammad TWH didampingi H.A.Ronny Simon.
MEDAN: koranmedan.com
Foto-foto, lukisan dan dokumentasi perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia dan perjuangan pers yang ada di Museum Perjuangan Pers yang dikelola Wartawan Senior, Drs. H. Muhammad TWH (88 tahun), tidak saja harus dilestarikan, tapi juga butuh perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Pemerintah Kota (Pemko Medan) untuk menata etalase dan isi Museum Perjuangan Pers.
“Bagi saya apa yang dilakukan H. Muhammad TWH ini luar biasa. Berinisiatif sendiri. Mendokumentasikan sejarah-sejarah pers nasional sejak perjuangan tokoh-tokoh bangsa kita disini dan saya kira ini jadi dokumentasi yang padat disini. Bahkan saya juga mendengar, banyak sekali orang menyelesaikan skripsinya dari sini,” ucap Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S.Depari didampingi isteri dan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh saat mengunjungi Museum Perjuangan Pers, Jalan Sei Alas No.6 Medan, Jumat malam (22/10/2021).
Kunjungan Atal S.Depari yang pertama kali di museum tersebut disambut antusias Ketua dan Wakil Ketua Museum Perjuangan Pers, Drs.H.Muhammad TWH dan H.A.Ronny Simon.
Skripsinya itu, lanjut Atal, ternyata bukan hanya dari Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Gajah Mada (UGM), tapi juga dari luar negeri malah datang. Ini saya kira perlu kita lestarikan. Ini ‘kan sudah ada Yayasan nya, yakni Yayasan Pelestarian Fakta Perjuangan Kemerdekaan RI ini, “Insha Allah nanti kita mohon supaya mendapat perhatian dari Pemerintah,” tambahnya.
Menurut Atal, dokumen ini tidak gampang dirawat. Kalau dokumen ini rusak, kita nggak bisa menemukannya lagi. “Karena itu kita harus pelihara dan pemerintah juga harus ikut memperhatikannya ke depan,” kata Atal S.Depari.
Ia juga berjanji akan mengikutsertakan museum tersebut dalam pameran pada Hari Pers Nasional di Sumut yang rencananya dilaksanakan di Medan tahun 2023 mendatang dan akan dihadiri Presiden RI.
“Gubsu Edy Rahmayadi juga sudah merespon dan akan mempersiapkannya dalam dua tahun ke depan pelaksanaan HPN tersebut,” ujar Atal.
Pada kesempatan itu Drs.H.Muhammad TWH mengucapkan terima kasih atas kesediaan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S.Depari beserta isteri dan Zulkifli Gani Ottoh ke museum yang dikelolanya secara mandiri.
“Terus terang saya sangat senang dan bangga atas kunjungan Ketua Umum PWI Pusat ke Museum Perjuangan Pers,” kata Muhammad TWH yang saat itu membeberkan sejarah lahirnya museum tersebut.*** (Vandey)
