Satgas BKB Sumut Lakukan Operasi Bibir Sumbing dan Khitan Massal

PAKPAK BHARAT: koranmedan.com
Satuan Tugas Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat guna memberikan layanan kesehatan pada Jumat (22/10/1021).
Puluhan pasien yang mengikuti dan menerima program layanan diantaranya operasi bibir sumbing, khitan massal dan operasi katarak terlihat mengantri dengan tertib dipusatkan di gedung serbaguna Salak dengan menerapkan protokol kesehatan.
Tim Satgas yang dilengkapi berbagai peralatan kesehatan dipimpin langsung Ketua Satgas Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) Brigjen TNI (Purn) dr.Hary Yusmanadi.
Ketua BKB mengatakan, program Bakti Kesehatan Bermartabat yang digagas Gubernur Sumatera utara Bapak H. Edy Rahmayadi sebenarnya bukan hal baru lagi, sudah merupakan komitmen dari Gubernur untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera utara yang membutuhkan.
“Atas dasar inilah kami membentuk Satuan tugas ini untuk memudahkan menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di 44 sasaran di Sumatera Utara”, sebut Yusmanadi.
“Saat ini kami sengaja membawa Mobil Operasi lapangan (MOL) yang dilengkapi fasilitas operasi, laboratorium dan beberapa perlatan penunjang lainnya. Mudah-mudhan hari ini tercapai target sesuai yang kita rencanakan. Ada 4 pasien yang akan dilakukan operasi bibir sumbing, 44 anak mengikuti khitan massal, 60 orangtua mengikuti operasi mata katarak, dan pembagian kacamata gratis kepada para lansia,” kata dr. Hary Yusmanadi.
Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan terimakasih kepada Tim Satgas BKB atas terselenggaranya program ini, “Kami sangat berharap kiranya program ini dapat terlaksana secara berkesinambungan serta berkembang lebih besar lagi,” ucap Ny. Juniatry.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat dr. Thomas, MM menyampaikan, bagi masyarakat yang sudah dioperasi agar rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke Puskesmas terdekat pasca operasi sampai dinyatakan betul-betul sembuh dan tetap mematuhi protokol kesehatan, jelasnya.*** (mata)
