Anggota DPRD Said Budi Syafril: Proyeksi Pembangunan Harus Menyentuh Langsung ke Masyarakat

Said Budi Syafril
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Proyeksi pembangunan yang diprogram pemerintah harus diupayakan bersentuhan langsung kepada masyarakat. Bukan hanya sekedar menampilkan keindahan luar tetapi juga harus memberikan manfaat secara luas hingga dapat dirasakan langsung masyarakat.
Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungbalai Said Budi Syafril saat ditemui koranmedan.com. Rabu (03/11/2021).
Said Budi menjelaskan, terkait hal itu perlu keseriusan dari seluruh pihak seperti untuk mengatasi permasalahan genangan air (banjir) di daerah Kapias, Menara Lima, dan inti kota akibat pasang/rob dan hujan.
“Saya harapkan saatnya Plt Wali Kota beserta jajaran serius bekerja dan fokus terhadap permasalahan di depan mata. Ya, bagaimana caranya agar genangan air tersebut lancar seperti membangun saluran untuk mengarahkan air dari Menara Lima ke Titi Gantung, sehingga dapat dialirkan ke anak sungai menuju sungai Kapias di daerah Singguan,” sebut Said Budi.
Ditambahkannya, memang manusia tidak mungkin melawan alam, akan tetapi kita juga perlu mengambil langkah taktis untuk mengatasi hal tersebut seperti tidak membangun diatas drainase dan lain sebagainya sehingga berpotensi buruk bagi lingkungan.
Terpisah, Fitra R Panjaitan Ketua Solidaritas Masyarakat Indonesia (Somasi) juga mendesak pemerintah kota serius dan proaktif menangani hal ini, apalagi banjir tersebut seperti momok di tengah masyarakat sehingga butuh perhatian khusus dari eksekutif dan legislatif.
“Hingga saat ini belum ada langkah taktis pemerintah sebagai bentuk antisipasi dalam penanganan banjir di Tanjungbalai secara berkesinambungan. Bahkan pepohonan yang merupakan instrumen serapan air malah banyak yang ditebang”, jelasnya.
Fitra R Panjaitan berharap, seharusnya pemerintah mengambil langkah awal seperti melakukan revitalisasi sungai yang ada di Tanjungbalai, disamping mengembalikan fungsi parit atau gorong-gorong seperti sediakala dengan menertibkan bangunan-bangunan liar yang berdiri di atasnya.*** (Nazmi Hidayat S)
