Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si Dilantik Menjadi Kepala Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU

Foto bersama di sela acara pelantikan.
MEDAN: koraanmedan.com
Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang selama ini bertugas sebagai Dosen Pengajar Ilmu Fisika di Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (1/11/2021) dilantik Rektor USU Dr. Muryanto Amin, M.Si menjadi Kepala Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU.
Pelantikan dilakukan secara serentak bersama para Ketua dan Sekretaris Departemen, dan Program Studi se lingkungan USU dilaksanakan di halaman Gedung Biro Rektor dan dihadiri para pimpinan atau pejabat utama USU serta para Dekan.
Dalam sambutannya Rektor USU Dr. Muryanto Amin, M.Si mengucapkan selamat bertugas dan berharap amanah dalam mengemban tugas penghunjukan yang diberikan.
Ditegaskan Rektor, jabatan yang diemban merupakan amanah yang mengandung konsekuensi tidak hanya untuk diri sendiri, komunitas dan kemajuan Indonesia tapi juga menuntut konsekuensi pertanggungjawaban kepada Allah SWT.
Terkait itu Rektor mengharapkan mengikuti pedoman kerja mengacu kepada dokumen kinerja USU dan indikator institusi atau lembaga Kementerian Pendidikan dan Ristek, juga prioritas penting memperhatikan program pengembangan merdeka belajar dan belajar merdeka.
Usai pengambilan sumpah dan jabatan, Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si didampingi istri Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D yang juga Dosen Pengajar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU kepada koranmedan.com mengatakan akan berupaya amanah mengemban tugas dan jabatan yang diemban. “Insha Allah kami akan bekerja amanah sebagaimana arahan Bapak Rektor USU,” ujarnya.
Terkait kinerjanya sebagai Kepala Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU, Muhammad Sontang Sihotang berkeyakinan kuat akan berupaya maksimal untuk dapat mengantarkan ilmu Fisika Nuklir bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, termasuk bagi dunia internasional.
Sekilas disebutkan Muhammad Sontang Sihotang putra kelahiran Desa Tanjungputus Kabupaten Langkat itu, secara umum nuklir adalah tenaga dalam bentuk apapun yang dibebaskan dalam proses transformasi inti, termasuk tenaga yang berasal dari sumber radiasi pengion.1 Energi nuklir dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme, yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan penggabungan beberapa inti melalui reaksi fusi.
Selain untuk pembangkit listrik (PLTN), kata Muhammad Sontang, nuklir juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia yaitu untuk keperluan pangan, pertanian, kesehatan, industri, sumber daya alam dan lingkungan.*** (Zul Marbun)
