Plt Wali Kota Tanjungbalai Ingin Peringatan Hari Jadi ke 401 Sarana Introspeksi Diri

Suasana jelang sidang istimewa paripurna hari jadi ke-401 Kota Tanjungbalai.
T.BALAI: koranmedan.com
Dalam upaya mewujudkan visi misi Bersih dan meningkatkan program pembangunan, perlu intropeksi diri sebagai pengoptimalan kinerja, pengabdian serta pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tanjungbalai H. Waris, S.Ag., M.M pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-401 Kota Tanjungbalai. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tengku Eswin, ST, di Aula Gedung Dewan, Senin (27/12/2021).
“Perlu optimalisasi kinerja dalam mewujudkan kota yang Berprestasi, Religius, Indah dan Harmonis sebagai bentuk komitmen menuju Tanjungbalai lebih baik kedepannya”, jelas H. Waris.
Ia melanjutkan, perlu merawat kemajemukan serta serpihan kisah kebudayaan / cagar budaya di era kesultanan terdahulu agar para generasi muda mengetahui sejarah lahirnya Kota Tanjungbalai di bumi Nusantara.
“Kita akan gali kembali peninggalan sejarah sebagai icon dan bukti bahwa kota ini punya berjuta kenangan yang mampu mengundang minat pengunjung dalam menikmati destinasi wisata terkhusus sejarah kota kerang Tanjungbalai”, sebut Plt Wali Kota H. Waris Thalib, S.Ag., M.M.
Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan setelah sidang istimewa dibuka dirangkai dengan mendengar sejarah singkat lahirnya Kota Tanjungbalai dari yang mewakili masyarakat H. Maralelo Siregar, SH. Beliau mengatakan perlu pelestarian aset daerah guna menjaga peninggalan sejarah.
“Mewakili masyarakat Tanjungbalai saya berharap Pemko mampu meningkatkan pembangunan infrastruktur, pelayanan masyarakat, serta melestarikan dan menjaga aset daerah peninggalan sejarah sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya”, harap Maralelo Siregar.
Sebelum memasuki ruang sidang, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tanjungbalai, beserta Ketua DPRD, Forkopimda, dan para undangan yang hadir tampak mengenakan pakaian teluk belanga disambut tari tepak sebagai simbol budaya melayu khas Tanjungbalai.*** (Nazmi Hidayat S)
