Cetak Kolam 20 Hektar, Harapan Baru Kelompok Budidaya Ikan Subulussalam
Foto bersama Kelompok Tani Ikan Namo Kongkir.
SUBULUSSALAM: koranmedan.com
Mencetak kolam seluas 20 hektar di Dusun Namo Kongkir, Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam sumber Dana Desa Tahun Anggaran 2022 merupakan harapan baru Kelompok Budidaya Ikan Kota Subulussalam.
Dijadikan sebagai Centra Budidaya Ikan Tawar, program ini sekaligus sebagai salah satu alternatif meminimalisir ketergantungan daerah ini kepada kabupaten tetangga menyangkut ketahanan pangan secara bertahap.
Iskandar, Ketua Kelompok Budidaya Ikan Al Fazza kepada koranmedan.com, Senin (21/2/2022) mengatakan, program cetak kolam merupakan hasil keputusan rapat jajarannya pada Ahad/Minggu (20/2/2022). Dia pun yakin, pengerjaan secara bertahap dimulai, Mei 2022.
“Kami berharap bisa diresmikan Kementerian Perikanan dan Kelautan dengan ditandai penyerahan bantuan 200 ribu bibit ikan oleh Bapak Nasir Djamil, Ketua Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR dan DPD RI Perwakilan Aceh,” yakin Iskandar.
Namun pihaknya berharap, infrastruktur jalan sekira satu kilometer ke titik lokasi, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) bidang perikanan yang handal sebagai prioritas juga diharapkan dari pemerintah sehingga program ini benar-benar bisa berhasil. *** (Khairul Boma)
