MEDAN: (koranmedan.com) Rektor USU Dr Muryanto Amin mengukuhkan 4 Guru Besar USU di Auditorium USU Medan, Kamis (10/2). Ke empat guru besar yang dikukuhkan yakni Prof Dr dr Elmeida Effendy MKed dari Fakultas Kedokteran, Prof Dr Dra Rohani Ganie MHum, dari Fakultas Ilmu Budaya, Prof Dr Dra Deliana MHum dari Fakultas Ilmu Budaya dan Prof Dr Drs Jonner Hasugian MSi dari Fakultas Ilmu Budaya.
Rektor mengatakan, situasi pandemi yang belum sepenuhnya melandai secara konsisten karena adanya peningkatan status di beberapa kota besar dan ancaman varian virus baru Omicron, kita masih melaksanakan prosesi pengukuhan. Namun, kita tetap mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.
Hari ini adalah hari pemberi semangat bagi sivitas akademika USU, karena 4 orang tenaga pendidik dikukuhkan menjadi Guru Besar (GB) tetap USU. Rasa bangga dan gembira harus dijadikan sebagai semangat dan motivasi bagi seluruh dosen untuk bekerja keras meraih prestasi jabatan fungsional tertinggi di perguruan tinggi,katanya.
USU saat ini memiliki 175 orang Guru Besar. Jumlah ini harus terus ditambah untuk memenuhi persyaratan jumlah GB sebagai indikator yang ditetapkan dalam menilai kualitas Tri Darma Perguruan Tinggi. Kita menyadari bahwa perbandingan jumlah GB di setiap perguruan tinggi, tidak terkecuali bagi PT yang berstatus PTN BH, masih menjadi program prioritas untuk dipenuhi.
Tidak mudah mencapai angka ideal penambahan jumlah GB yang harus dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia karena keterbatasan masing-masing kampus.
Namun, USU akan terus menerus membenahi dan meningkatkan layanan tugas Tri Darma sebagai indikator pemenuhan penilaian mendapatkan jabatan fungsional sebagai GB.
Setiap tahun, USU akan dinilai oleh berbagai jenis lembaga penilai independen, dengan kriteria yang sangat khusus di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh indikator penilaian tidak terlepas dari pemenuhan tugas Tri Darma dosen yang akan digunakan untuk meraih jabatan fungsional tertinggi sebagai GB.
Tahun 2021, pemeringkatan internasional telah mencatat bahwa USU berhasil, untuk pertama kali, mendapatkan penilaian QS WUR di 1201+, QS AUR 501-550, THE Impact 801-1000,dan THE WUR dalam kategori Reported. Sementara, pada awal tahun 2022, USU tercatat berada di urutan 16 PT di Indonesia dalam versi AD Scientific Index 2022 Version 1, Urutan 25 PT di Indonesia versi Webometrics, serta urutan 21 PT di Indonesia versi UniRank. Saat ini, kita masih mempersiapkan isian borang penilaian dari QS WUR dan beberapa jenis pemeringkatan internasional lainnya agar hasilnya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Artinya, seluruh indikator penilaian pasti berkaitan dengan capaian kinerja dosen dan mahasiswa serta sangat berkaitan dengan pemenuhan penilaian dosen untuk sampai meraih GB, kata Muryanto.

Dikatakannya, USU harus dicari dan disegani oleh dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja. Program priortas yang sedang dilakukan
Antara lain dalam waktu yang tidak lama lagi, akan ada perubahan organisasi dan tata kelola di USU yang disusun secara adaptif, menyesuaikan perubahan dunia yang disebabkan oleh perubahan iklim, disrupsi, dan pandemi covid-19.
Mengadaptasi tugas Tri Darma. Kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat harus dilakukan secara in line atau selaras, yaitu terintegrasi satu sama lain, terutama diaplikasikan di ruang-ruang kelas.
Mahasiswa harus sejak dini diajarkan praktik berkolaborasi, berdiskusi, dan bekerja secara berkelompok memberikan gagasan menemukan masalah-masalah masyarakat.
Pada pengukuhan itu, ke 4 GB itu meyampaikan pidato pengukuhannya, Prof Elmeida Effendy dengan judul “Optimalisasi Telepsikiatri dalam Sinergisme Aspek Tridarma Perguruan Tinggi di Era Society 5.0”.
Prof Rohani Ganie berjudul “Aplikasi Fonetik Eksperimental Terhadap Bahasa Aceh : Standarisasi Kesantunan”. Prof Deliana berjudul “Signifikansi Critical Thinking dalam Peningkatan Keterampilan Berbahasa Inggris”.
Prof Jonner Hasugian dengan judul, “Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Produktivitas Publikasi Ilmiah Indonesia di Dunia Internasional : Analisis Bibliometrik Deskriptif Memanfaatkan Basis Data Schimago Journal dan Country Rank”.
Dikatakan rektor, melalui pengukuhan ini, kami mengharapkan agar para Guru Besar dapat terus mendukung pengembangan USU, serta menghasilkan karya-karya terbaik dan bermanfaat. Terutama dalam peningkatan publikasi, inovasi dan pengabdian masyarakat, meraih kinerja reputasi USU di tingkat nasional maupun internasional.
Universitas Sumatera Utara
sangat mengharapkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk memberikan manfaat bagi masalah kemanusiaan dan kontribusi positif memajukan USU dan Indonesia,kata rektor. (Edsor/rel).
