Bupati Dairi Tutup MTQ Kabupaten

SIDIKALANG: koranmedan.com
Ditandai pemukulan rebana, Kamis (17/3/2022) Bupati Dairi Dr Eddy Berutu menutup pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Dairi.
Penutupan MTQ dihadiri unsur Forkopimda, diantaranya Kapolres diwakili Kapolsek Kota, mewakili Dandim 0206/Dairi, Anggota DPRD Nurlinda Angkat, Kepala Badan Kesbangpol, Mahadi Kudadiri, para Camat dari 15 kecamatan, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Untuk tahun ini juara satu umum diraih Kecamatan Sitinjo, juara dua umum Kecamatan Lae Parira dan juara ketiga umum diraih oleh Kecamatan Berampu.
Dalam sambutannya Bupati Dairi meyampaikan, semangat membaca ayat suci Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari jangan hanya tumbuh saat momen seperti MTQ saja, namun hendaklah senantiasa ditekuni dalam kehidupan sehari-hari. “Mari jadikan membaca Al-Qur’an menjadi kebutuhan pokok dan dapat dirasakan secara terukur dalam menggapai masa depan,” kata Bupati.
Selamat kepada qori dan qoriah yang bertanding dalam MTQ ini seraya menaruh hormat dan berterimakasih sudah memberi teladan ketekunan kepada umat muslim lainnya. “Selamat bagi para pemenang teruslah berlatih untuk membawa nama Kabupaten Dairi di tingkat provinsi hingga nasional. Bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati teruslah memacu diri. Kesempatan masih terbuka lebar di depan,” pungkasnya.
Sementara, Kakan Kemenag, Drs Saidup Kudadiri menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Dairi atas suksesnya MTQ ke-47. “Terimakasih kepada Pemkab Dairi serta seluruh elemen yang telah mendukung pelaksanaan MTQ kabupaten Dairi ke-47 yang terlaksana sukses” kata Ka. Kemenag Dairi.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Dairi, Jono Pasi juga menyampaikan, perhelatan MTQ sebagai agenda nasional ditingkat kabupaten Dairi telah berjalan sukses dan lancar.
“Kesuksesan dapat diraih atas dukungan semua pihak terlebih dukungan Kemenag, pemerintah Kabupaten Dairi, pihak panitia pelaksana yang telah berjibaku selama dua minggu ini juga patut diberi apresiasi,” ujar Jono pasi.*** (mata)
