Kadis Perindag Tanjungbalai: Jelang Ramadhan Belum Ada Kenaikan Harga Signifikan
Pasar Bahagia Kota Tanjungbalai.
T.BALAI: koranmedan.com
Menjelang bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah yang jatuh pada awal April 2022, harga beberapa bahan kebutuhan pokok di Kota Tanjungbalai khususnya Pasar / Pajak Bahagia dan Suprapto berdasarkan operasi pasar rutin Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) relatif aman serta belum ada kenaikan yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan Syamsul Rizal, SH Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungbalai Syamsul Rizal, SH via selular kepada koranmedan.com, Selasa (29/03/2022).
Dijelaskannya, sesuai laporan hasil Operasi Pasar yang dilakukan secara rutin oleh pihaknya (Disperindag) menjelang bulan suci Ramadhan belum terlihat adanya lonjakan yang begitu mengkhawatirkan.
“Sebagai informasi, harga bahan pokok dan pangan didua pasar tersebut masih relatif stabil, untuk cabai perkilonya berkisar 28 hingga 40 ribu rupiah, bawang 17 hingga 30 ribu rupiah, dan untuk ikan berkisar 18 sampai 32 ribu rupiah perkilonya”, jelas Kadis Perindag.
Kadis Perindag melanjutkan, untuk sementara harga daging lembu masih berkisar 130 ribu perkilo dan kemungkinan akan naik sekitar 1 sampai 2 persen saat sehari sebelum Ramadhan , akan tetapi pihaknya yakin lonjakan itu tidak begitu berdampak.
“Sesuai hasil operasi rutin kami kemungkinan ada kenaikan harga untuk ikan, dan daging, tetapi tidak begitu tinggi dalam arti masih bisa dijangkau kecuali minyak goreng (minyak makan) yang masih belum stabil”, ujar Syamsul Rizal, SH.
Senada Kadis Perindag, Salmah seorang konsumen (pembeli) mengatakan saat ini harga minyak makan / goreng bervariasi disetiap tempat baik di pasar maupun minimarket, untuk sandang pangan belum ada lonjakan yang signifikan.
“Biasanya kalau menjelang hari besar apalagi mau puasa biasanya harga bahan pokok dan pangan melambung tinggi, tetapi untuk saat ini masih belum, apakah lonjakannya menjelang awal Ramadhan kita tidak tahu, mudah-mudahan tidak seperti minyak goreng di pasar dan di minimarket beda jauh, tak stabil lah”, terang Salmah.*** (Nazmi Hidayat S)
