Rendahkan Suara Azan, Ribuan Massa IMAN Kecam Pernyataan Yaqut Cholil Qoumas

TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mengumpakan suara Azan dengan suara binatang menuai reaksi protes dari sejumlah elemen umat Islam.
Di halaman Gedung DPRD Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Selasa (1/3/2022) ribuan elemen massa tergabung dalam Ikatan Masyarakat Anti Perpecahan (IMAN) melakukan aksi pengecaman atas kekeliruan Yaqut yang dinilai merendahkan suara panggilan ibadah sholat untuk umat Islam dengan mengibaratkannya seperti suara gonggongan anjing.
Terlihat sejumlah orator aksi antara lain Nazmi Hidayat, Mahmudin, Rudi Bakhti, Ahmad Fauzi, Ade Willy, Ustadz Indra BMT, Ustadz Heri Candra bergantian mengecam perkataan yang dilontarkan oleh Menteri Agama tersebut.
“Bagaimana mungkin suara panggilan sholat kepada seluruh umat Islam melalui toa Masjid dapat diibaratkan dengan suara gonggongan anjing,” teriak Nazmi Hidayat.
Di hadapan Ketua DPRD Kota Tanjungbalai kordinator aksi IMAN medesak DPRD segera memanggil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tanjungbalai untuk meminta Yaqut memohon maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia atas pernyataannya yang dianggap mengusik toleransi keagamaan tersebut.
“Kami meminta DPRD Kota Tanjungbalai memanggil Ketua MUI, hadir disini untuk mendesak Yaqut meminta maaf kepada seluruh ummat Islam atas pernyataannya tersebut,” ujar Ahmad Fauzi Hasibuan.
Ketua DPRD Kota Tanjungbalai Tengku Eswin yang hadir menyambut kedatangan pengunjuk rasa, menyatakan akan segera mengundang Ketua MUI Kota Tanjungbalai dan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait desakan eleman umat Islam yang ada di Kota Tanjungbalai atas pernyataan Menteri Agama tersebut.
“Kepada seluruh massa untuk bersabar, kami akan mengundang Ketua MUI Kota Tanjungbalai untuk RDP pada Hari Jum’at terkait permintaan yang saudara sampaikan kepada kami ” sebut Tengku Eswin. *** (Syafrizal Manurung)
