Pemko Medan Kembali Gelar Beranda Kreatif di Halaman Kantor Wali Kota Tiap Sabtu Malam
MEDAN: koranmedan.com
Perhelatan Beranda Kreatif Medan setiap Sabtu malam Ahad/Minggu yang digagas Wali Kota Medan H.M. Bobby Afif Nasution sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 yang melanda. Digelarnya kembali perhelatan disambut antusias warga. Tidak sedikit warga Medan menikmati malam akhir pekan di halaman depan Kantor Wali Kota yang tampak kian artistik di malam hari.
Perhelatan perdana Beranda Kreatif Medan pasca terhenti belum lama ini menampilkan atraksi kesenian yang memukau para pengunjung. Di lagu dan tari modern, panggung hiburan diisi pertunjukan drum. Pertunjukan seni tradisional Debus juga cukup menimbulkan decak kekaguman sekaligus memicu adrenalin para pengunjung. Mereka seolah tidak berkedip menyaksikan pertunjukan para seniman tradisi tersebut.
Protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat dalam perhelatan itu. Seluruh orang yang berada di lokasi acara wajib memakai masker. Dan sebelum melewati pintu masuk, setiap pengunjung diukur suhu tubuhnya dan memindai batang batang (barcode) melalui aplikasi peduli lindungi.
Kepala Dinas Pariwisata Medan, Agus Suriyono, mengatakan, perhelatan Beranda Kreatif Medan pertama kali diluncurkan Wali Kota Medan Bobby Nasution pada November 2021.
“Sampai memasuki Tahun Baru, level PPKM Medan meningkat, sehingga tertunda sampai bulan Ramadhan. Tetapi sekarang ini, walaupun PPKM di Level II, tapi tingkat konfirmasi semakin hari semakin menurun. Artinya, kondisi Medan sudah semakin membaik, sehingga program ini sudah layak kita gelar lagi,” ungkap Agus Suriyono seraya menambahkan, Beranda Kreatif Medan dilaksanakan secara kolaboratif antar OPD dan lembaga, termasuk Dekranasda Kota Medan.
Agus mengatakan, Wali Kota Medan Bobby Nasution sengaja menggelar program ini di halaman depan kantor walikota untuk menjadikan kantor walikota sebagai destinasi wisata baru di Medan.
“Selama ini masyarakat Medan hanya menganggap kantor walikota sebagai pusat pemerintah dan kini Bapak Wali Kota kini ingin mengubah imej itu. Kantor walikota juga juga kini menjadi tempat rekreasi, tempat menikmati hiburan, sekaligus pengembangan ekonomi kreatif,” ucapnya.*** (Ril/Zul Marbun)
