Prof. Zulkarnaen Lubis: Menata Kebangsaan dengan Hati Perlu Jadi Perhatian Semua Pihak
Suasana diskusi terbatas Komunitas Satu Hati untuk Bangsa di Coffee Kedan Jalan Sei Galang Medan, Selasa (26/7/2022).
MEDAN: koranmedan.com
Melihat kondisi Indonesia akhir-akhir ini, mantan Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof. Ir. H. Zulkarnaen Lubis, MS, Ph.D mengajak semua pihak untuk menata kebangsaan dengan hati.
“Ini perlu jadi perhatian semua pihak. Sehingga Indonesia ke depan menjadi lebih baik,” kata Prof. Zul dalam diskusi terbatas Komunitas Satu Hati untuk Bangsa di Coffee Kedan Jalan Sei Galang Medan, Selasa (26/7/2022).
Wujud menata kebangsaan dengan hati itu menurut Prof. Zul adalah bersikap dan bertindak serta menjalankan fungsi kepemimpinan dengan hati nurani, berkomitmen penuh keikhlasan, ketulusan, integritas, kejujuran, dan pengendalian diri.
Diuraikan Prof. Zul, antara menggunakan hati dan akal adalah pentingnya kerja sama, serta beberapa karakter yang harus dimiliki para pemimpin yang menjalankan kepemimpinan dengan hati, yaitu cerdas tapi tidak membuat orang lain merasa bodoh, cepat bertindak tapi penyabar, berani tapi tidak nekat, sibuk tapi bersahabat, lebih senang melayani daripada menuntut dilayani, serta efektif berkomunikasi, baik sebagai pembicara maupun pendengar yang baik,” tutur peraih Sarjana Statistik dan Magister Statistisk Terapan IPB Bogor itu.
Dipaparkan Prof. Zul, untuk mengimplementasikan kepemimpinan dengan hati, maka diperlukan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang baik, serta kepemimpinannya akan berjalan dengan baik jika bawahan, karyawan, dan orang-orang yang dipimpin merupakan orang yang juga bekerja menggunakan hati.
“Pemimpin yang berhati nurani akan membawa kebaikan pula bagi bangsa ini,” pungkas Prof. Zulkarnaen Lubis.*** (War)
