UMKM Binaan LPPM USU Ramaikan Bazar Muharram Masjid Al-Muhajirin dengan Produk Bakso Berkalsium
Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) USU foto bersama di arena Gebyar Bazar UMKM Muharram BKM Masjid Al-Muhajirin Komplek Perumahan Bumi Asri Jalan Asrama Ringroad Medan.
MEDAN: koranmedan.com
Dua unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Lembaga Program Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) masing-masing Maharani Food dan Adiba Frozen Food sukses meramaikan Bazar UMKM Gebyar Muharram 1444 Hijriah hari pertama yang digelar Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Muhajirin Komplek Perumahan Bumi Asri Jalan Asrama Ringroad Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu (30/7/2022).
Produk yang diperjualbelikan berupa aneka ragam Bakso Berkalsium Organik dari tulang ikan dan cangkang telur. Antara lain bakso daging tahu, bakso ikan dan udang, bakso ayam varian jamur, bakso ayam varian wortel, bakso ayam varian buah bit dan bakso ayam varian daun kelor. Keseluruhan ragam bakso Berkalsium Organik tersebut masih terus digelar di arena Bazar UMKM Gebyar Muharram BKM Al-Muhajirin hari kedua, Ahad/Minggu (31/7/2022) sejak pagi hingga petang.
Keunggulan ragam Bakso Berkalsium Organik tersebut menurut Koordinator/Ketua Pengabdian Masyarakat (Abdimas) LPPM USU yang juga Dosen Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D didampingi rekan Abdimas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, terletak pada kualitas rasa yang lezat, gurih dan menyehatkan.
“Keunggulan Kalsium Organik yang dicampur keadonan bakso mampu meningkatkan kelezatan rasa, menambah daya tahan penyimpanan serta menetralisir zat-zat yang tidak baik seperti kolesterol yang terkandung dalam bakso, sehingga bakso yang disajikan sangat sehat dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” ungkap Dara Aisyah menyingkap kelebihan produk Bakso berbasis inovasi Kalsium Organik yang di-transferknowledge-kan kepada UMKM Mitra Abdimas Maharani Food dan Adiba Frozen Food.
Lebih jauh dipaparkan Dara Aisyah, peran pengabdian kampus semakin diperlukan, guna mendorong UMKM untuk terus berinovasi
menghasilkan mutu produk dalam membantu tugas pemerintah mewujudkan UMKM yang inovatif. Oleh
karena itu, dibutuhkan pelatihan dan pendampingan agar UMKM inovatif binaan Tim Abdimas
(Pengabdian Masyarakat) LPPM USU dapat mempunyai produk terbarukan berbasis kalsium,
mengaplikasikan produk kalsium ke dalam produk bakso guna memenuhi keperluan UMKM Maharani Food dan Adiba Frozen Food
yang memiliki masalah terhadap mutu dan ketahanan baksonya.
Peran Abdimas LPPM USU melalui kegiatan
knowledge sharing, kata Dara Aisyah, menghasilkan kolaborasi dengan UMKM Maharani Food dan Adiba Frozen Food selaku mitra binaan dalam program Abdimas
Kampus USU dengan terlebih dahulu melatih mitra memanfaatkan produk kalsium dari limbah tulang ikan, cangkang Simping serta cangkang
telur yang telah di karakterisasi (Aisyah et.al 2012; Sontang & Aisyah 2021).
Dijelaskan, inovasi produk bakso berkalsium untuk mitra UMKM binaan Tim Abdimas USU sebelumnya
belum pernah dilakukan mitra, karena selama ini mitra tidak pernah berkolaborasi dengan para peneliti
untuk inovasi produk berbasis kalsium. Lalu Tim Abdimas USU mengaplikasikan kalsium ke dalam
bakso, untuk meningkatkan mutu dan ketahanan bakso tersebut.
“Peranan Abdimas LPPM USU kepada mitra
UMKM Maharani Food dan Adiba Frozen Food melalui knowledge sharing mampu memberi peningkatan inovasi mitra terutama dalam
mendorong mitra menghasilkan berbagai produk inovasi yang bermanfaat bagi kesehatan pengguna,” urai Dara Aisyah.
UMKM Bakso Maharani Food dan Adiba Frozen Food merupakan suatu unit usaha mikro yang bergerak
dalam produksi bakso ayam. Pemasarannya masih di sekitar Kota Medan dan Kabupaten Langkat. Hal tersebut disebabkan
permasalahan yang ditemui adalah ketika bakso harus di kirim ke tempat yang jauh
berpotensi terjadi kerusakan pada bakso.
Ditambahkan Anggota Tim Abdimas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, tujuan program ini adalah melakukan pelatihan dan
pendampingan penggunaan kalsium sebagai solusi perbaikan karakteristik produk sekaligus sebagai
pengawet bakso.
“Target khusus dalam pengabdian masyarakat ini terutama untuk meningkatkan kualitas produk mitra
dari segi ketahanan Bakso maupun dari sisi ketahanan dan kandungan untuk penambahan kalori,” terang Sontang seraya menjelaskan
metode kegiatan dilakukan dengan melakukan survey awal, kunjungan ke lokasi mitra, penggalian
permasalahan dari mitra, pelaksanaan sosialisasi penggunaan bahan pengawet kalsium, pelatihan
aplikasi penggunaan kalsium sebagai bahan penahan untuk peningkatan mutu dan ketahanan produk
bakso. Kegiatan juga terintegrasi dengan Program Kreativitas Mahasiswa USU tahun 2022, yang melibatkan 5 orang mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan USU. Hasil kegiatan lebih difokuskan pada program kemitraan inovasi antara USU dan UMKM dalam perbaikan mutu dan ketahanan
produk bakso, sedangkan kegiatan PKM lebih difokuskan untuk membantu UKM dari sisi promosi
produk inovasi baik melalui media sosial (seperti Facebook, Instagram, Tweetter dan Youtube),
pembuatan leaflet untuk usaha, stiker, dan juga banner.
Penggunaan kalsium, imbuh Muhammad Sontang, dapat melembutkan,
mengurangi lemak dan menambah kandungan kalori dan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan
ketahanan bakso.
“Kesimpulan dari kegiatan Abdimas ini dapat memberikan dampak positif pada UMKM, yaitu
dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi bakso, memecahkan masalah, memperpanjang ketahanan bakso, dan meningkatkan kualitas bakso melalui perbaikan mutu, serta
promosi produk di media sosial dan media online,” pungkas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.*** (War)
