Melalui Reses Neni Kosasih Kembali Jaring Aspirasi Masyarakat untuk Diperjuangkan
Neni Kosasih, SE saat memberi penali kasih kepada masyarakat Jalan sehat, Kelurahan Sejahtera Kecamatan Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai.
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Jaring Aspirasi melalui Reses II masa sidang III Daerah pemilihan (Dapil) I, Kecamatan Tanjungbalai Utara dan Tanjungbalai Selatan, Neni Kosasih, SE, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Golongan Karya (Golkar) Kota Tanjungbalai siap perjuangkan aspirasi masyarakat.
Kesiapan itu disampaikan Neni Kosasih, SE saat menyambangi dan menerima aspirasi masyarakat Jalan Sehat, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Selasa sore. (30/08/2022).
“Terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam kegiatan reses saya ini. Kami dari Fraksi Partai Golkar siap menampung aspirasi dan keluhan Bapak/ibu agar dapat di perjuangkan pada tahun depan,” ujar politisi partai Golkar tersebut.
Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu juga menambahkan agar peserta reses dapat menuliskan keluhan melalui lembar aspirasi sembari berdialog dengan warga (Abdul jalil) terkait usulan perbaikan Musholla Baitul A’mal yang selama 10 tahun terakhir tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota dapat menjadi prioritas pada 2023 mendatang.
Sebelumnya, Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Tanjungbalai, H. Muhammad Kosasih, menjelaskan kepada masyarakat bahwa Reses merupakan kegiatan yang dilakukan anggota Dewan untuk menampung aspirasi konsituen secara langsung untuk dibahas di Gedung DPRD.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Tanjungbalai, Mahyarudin Salim Batubara menyatakan, anggota DPRD Fraksi Golkar telah diinstruksikan agar memperjuangkan diaktifkannya kembali ribuan kartu BPJS masyarakat yang dinonaktifkan.
Dari hasil verifikasi sebanyak 22.000 kartu BPJS JKN-KIS yang iurannya ditanggung Pemko Tanjungbalai, kata Mahyaruddin, sebanyak 8.000 jiwa warga belum tercover sebagai peserta JKN-KIS PBI.
“Kami (DPD Partai Golkar) ingin pada APBD Tanjungbalai 2023 mendatang, sebanyak 8.000 jiwa warga tersebut bisa tertampung sebagai peserta BPJS JKN-KIS PBI. Kita berharap Pemko Tanjungbalai sepakat dengan hal itu,” kata Mahyaruddin.
Anggota DPRD Provinsi Sumut itu menambahkan selain Jamkes, Partai Golkar Tanjungbalai ingin Pemko bisa menghapus stigma negatif terhadap Tanjungbalai yang kenal sebagai Kota Narkoba dan sigap dalam menyikapi persoalan tersebut.
Selain Ketua DPD Partai Golkar dan Dewan Pertimbangan, tampak hadir Ketua Golkar Kecamatan Tanjungbalai Utara, Awaluddin ABR, dan Ketua Golkar Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Ishak Bugis, serta Ketua Kelurahan.*** (Nazmi Hidayat S)
