Tokoh Pemangku Hak Ulayat Kecewa terhadap PT. DPM

SIDIKALANG: koranmedan.com.
Terkait adanya surat dari ketua Tim Mediasi Marga Sambo, Pardosi, dan marga Meha pada 06 Oktober 2022, dalam hal silaturahmi antara marga Sambo, Pardosi, dan Meha dengan pihak PT. Dairi Prima Mineral (DPM), pemerintah Kabupaten Dairi mengundang pihak yang bersangkutan untuk melaksanakan rapat pada hari Rabu 9 November 2022 bertempat di ruang rapat Wakil Bupati Dairi.
Rapat dipimpin Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate berutu diwakili Sekda Budianta Pinem serta dihadiri unsur Forkopimda Dairi, tokoh pemangku hak ulayat marga Sambo, Meha, Pardosi, Camat Lae Parira Lamhot Silalahi serta lainnya.
Usai pelaksanaan rapat, tokoh pemangku hak Ulayat dimana lokasi PT DPM beroperasi, yakni marga Sambo, Meha, dan Pardosi sangat kecewa atas ketidakhadiran PT. Dairi prima Mineral (DPM) saat rapat yang diinisiasi Pemkab Dairi.
“Kami sangat kecewa terhadap pihak PT. DPM atas ketidakhadirannya mengikuti rapat,” kata Ketua pemegang hak Ulayat marga Sambo Drs Alihusen Sambo didampingi Toni Mardang dari marga Meha, dan Sahdani Pardosi dari marga Pardosi. Turut hadir Khairul kudadiri, dan Aminullah Berutu.
“Harapan kami terhadap pemerintah Kabupaten Dairi agar kiranya dapat melakukan pertemuan kembali, agar permasalahan ini dapat selesai,” ucap Alihusen Sambo.*** (mata)
